Pemkab Biak Numfor
BPBD Biak Numfor Latih Aparatur dan Relawan Identifikasi Risiko dan Mitigasi Bencana
Hal itu disampaikannya dalam pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana yang diikuti aparatur BPBD, relawan
Penulis: Fiona Sihasale | Editor: Marius Frisson Yewun
Ringkasan Berita:
- BPBD Biak Numfor gelar pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana yang diikuti aparatur BPBD rawan kebencanaan tokoh masyarakat serta perwakilan komunitas yang ada di Kabupaten Biak Numfor.
- Kepala BPBD Biak, Lot Yensenem menjelaskan bahwa, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep penanggulangan bencana, kemampuan mengidentifikasi risiko dan ancaman.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale
TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Biak Numfor, Provinsi Papua, Lot Yensenem, menyebut pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam upaya penanggulangan bencana.
Hal itu disampaikannya dalam pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana yang diikuti aparatur BPBD, relawan kebencanaan, tokoh masyarakat, serta perwakilan komunitas, di Gedung Yasukabi Biak, Rabu, (26/11/2025)
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep penanggulangan bencana, kemampuan mengidentifikasi risiko dan ancaman, serta memberikan keterampilan teknis terkait mitigasi struktural dan nonstruktural.
Baca juga: Aryoko Rumaropen Tiba di Yapen, Wakil Gubernur Papua Resmikan IGD Rumah Sakit Serui
Selain itu, pelatihan ini juga dimaksudkan untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarinstansi dalam upaya penanggulangan bencana.
“Selain untuk kapasitas aparatur dan relawan agar memahami konsep penanggulangan bencana, mampu mengidentifikasi risiko, serta memiliki keterampilan mitigasi, kami juga ingin memperkuat koordinasi antarinstansi,” ujar Lot Yensenem.
Ia mengatakan siklus penanggulangan bencana terdiri atas tiga fase, yaitu pra-bencana, tanggap darurat dan pascabencana. Pada fase pra-bencana dilakukan pencegahan, mitigasi dan kesiapsiagaan.
Baca juga: Mahasiswa Paniai di Jayapura Tegaskan 14 Poin Sikap: Tolak DOB, PSN, dan Militerisasi di Tanah Papua
Dalam fase tanggap darurat, fokus utama adalah menyelamatkan diri dan memastikan keselamatan sebelum membantu orang lain. Sementara dalam fase pascabencana, langkah yang dilakukan meliputi pemulihan kondisi masyarakat melalui rehabilitasi dan rekonstruksi.
Lot menjelaskan bahwa mitigasi bencana merupakan serangkaian upaya yang dilakukan untuk mengurangi risiko, baik melalui pembangunan fisik maupun peningkatan kesadaran dan kemampuan masyarakat. Upaya pencegahan dan mitigasi dilakukan sebelum bencana terjadi, antara lain melalui penataan ruang, pembangunan infrastruktur tahan bencana, edukasi masyarakat, penyebaran informasi, serta penguatan sistem peringatan dini.
Langkah-langkah tersebut bertujuan meminimalkan dampak kerugian, mempercepat pemulihan, serta meningkatkan kesiapsiagaan di masyarakat.
Baca juga: Institut Pertambangan Nemangkawi, Jadi Bukti Keseriusan PTFI Meningkatkan SDM Papua
Sementara itu, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Biak Numfor, Semuel Rumakeuw mengakui bahwa kondisi geografis dan alam Biak Numfor memiliki potensi risiko terhadap berbagai jenis bencana, baik alam maupun non-alam.
"Karena itu, upaya preventif dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat sangat penting," Ujar Rumakeuw
Ia berharap para peserta bisa memahami potensi risiko bencana di lingkungan masing-masing, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pencegahan dan mitigasi, serta membangun koordinasi yang baik antarunsur masyarakat dan pemerintah dalam penanggulangan bencana.
Baca juga: Mengapa Dana Otsus Papua Triliunan Rupiah Gagal Selamatkan Nyawa Perempuan OAP Saat Melahirkan?
"Pelatihan ini diharapkan memperkuat kesiapsiagaan daerah dan membentuk sumber daya manusia yang mampu merespons bencana dengan cepat dan tepat," tutup Rumakeuw.(*)
Tribun-Papua.com
Pemkab Biak Numfor
ASN Biak Numfor
BPBD Provinsi Papua
Penanganan Bencana Alam
Bencana Alam
Bupati Biak Numfor
Wakil Bupati Biak Numfor
| Gunadi Nahkodai Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Biak, Ini Tugas Terdekat |
|
|---|
| Program MBG di Biak Papua Terhenti, Sembilan SPPG Tak Memenuhi Standar |
|
|---|
| 150 Aparat Gabungan Amankan Proses Pelantikan Kepala Kampung di Biak Numfor |
|
|---|
| Bupati Markus Minta ASN Biak Buktikan Kerja Profesional Melalui Audit BPK |
|
|---|
| Narasi Baru Pariwisata Biak Numfor dari Balik Jendela Wings Air |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/msakkdsakdsakdakdasmgkasdakgk.jpg)