Jumat, 8 Mei 2026

Biak Numfor

Bupati Markus Mansnembra Soroti Program MBG yang Hanya Terpusat di Kota

“Program ini kami katakan sangat baik. Dari testimoni anak-anak kita, belum tentu ke sekolah sudah sarapan, bahkan ada yang tidak

Tayang:
Istimewa
PROGRAM MBG - Bupati Biak Numfor, Provinsi Papua, Markus Mansnembra pada satu kesempatan. Ia mendukung MBG menjangkau distrik dan kampung terluar di wilayah itu. (Istimewa) 

Ringkasan Berita:
  • Perluasan Jangkauan: Bupati Biak meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyentuh hingga ke pelosok kampung.
  • Atasi Masalah Siswa: MBG menjadi solusi bagi anak sekolah yang sering berangkat tanpa sarapan dan uang jajan.
  • Kritik Ketimpangan: Bupati menyoroti operasional program yang saat ini masih terlalu terpusat di wilayah kota.
  • Desak Evaluasi: Pengelolaan distribusi harus diperbaiki demi pemerataan gizi anak di seluruh wilayah Biak Numfor.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale

TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK - Bupati Biak Numfor, Provinsi Papua, Markus Mansnembra, menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan manfaat nyata bagi anak-anak, terutama mereka yang tinggal di wilayah yang jauh dari jangkauan perhatian pemerintah seperti distrik dan kampung.

Hal tersebut disampaikannya sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program, sekaligus dorongan agar pelaksanaannya semakin merata.

Menurut Bupati Markus Mansnembra, kondisi di lapangan menunjukkan masih banyak anak yang berangkat ke sekolah tanpa sarapan, bahkan ada yang tidak memiliki uang jajan.

Baca juga: Wabup Biak Jimmy Kapissa Dikukuhkan Sebagai ‘Pati’ Warga Maluku

Selain itu, tidak sedikit pula siswa yang baru bisa makan setelah pulang sekolah. Situasi ini dinilai berpengaruh terhadap konsentrasi dan semangat belajar anak-anak di kelas.

“Program ini kami katakan sangat baik. Dari testimoni anak-anak kita, belum tentu ke sekolah sudah sarapan, bahkan ada yang tidak mendapatkan uang jajan, bahkan ada yang makan setelah pulang sekolah,” ujar Bupati Markus Mansnembra, Kamis (6/5/2026).

Ia mengatakan bahwa kehadiran MBG menjadi solusi awal untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak usia sekolah. 

Dengan adanya program ini, kata dia, siswa dapat memperoleh asupan makanan yang layak saat berada di sekolah, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesehatan sekaligus kualitas belajar mereka.

Baca juga: DPR Papua Tengah Dukung Penertiban Tambang Emas Ilegal melalui Penguatan Izin Rakyat

Dilain sisi, ia juga mengingatkan pentingnya evaluasi dalam pelaksanaan program tersebut. Ia menyoroti bahwa hingga saat ini MBG masih lebih banyak dijalankan di wilayah perkotaan, sementara daerah terpencil belum sepenuhnya tersentuh.

“Kita berharap ke depan harus ada evaluasi. MBG yang saat ini dijalankan lebih banyak di daerah perkotaan, harapannya program ini bisa menjangkau daerah yang jauh dari perkotaan,” imbuhnya

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa selain perluasan jangkauan, aspek pengelolaan program juga harus menjadi perhatian serius. 

Menurutnya, kualitas distribusi, ketepatan sasaran, serta keberlanjutan program perlu dijaga agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh anak di Biak Numfor. “Program ini baik, tinggal pengelolaannya yang harus diperhatikan kembali,” tegasnya

Baca juga: Investasi SDM Puncak Jaya: Dari Gorontalo hingga Makassar, Asrama Mahasiswa Diresmikan

Pemerintah daerah, lanjut bupati, siap mendukung kebijakan tersebut melalui koordinasi dengan pihak terkait agar implementasi MBG dapat menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini masih terbatas aksesnya. 

"Diharapkan upaya ini mampu menciptakan pemerataan layanan dasar, khususnya dalam pemenuhan gizi anak-anak di seluruh pelosok daerah," tandasnya 

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved