Hadirnya Inpres Baru PON 2020 Papua Bisa Mempercepat Pembangunan Venue
Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) harus mempercepat terbitnya Inpres baru.
Penulis: Sigit Ariyanto | Editor: mohamad yoenus
TRIBUNPAPUA.COM - Plt. Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Alexander Kapisa, ST mengatakan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) harus mempercepat terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) baru.
Dikutip TribunPapua.com dari laman resmi Pemerintah Provinsi Papua, Jumat (9/8/2019), hal itu untuk mendorong percepatan pembangunan venue dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020 dan Peparnas Ke XVI di Provinsi Papua.
"Kami sedang menunggu Inpres baru yang saat ini sedang berproses untuk mendapatkan paraf dari Menteri PMK," kata Kapisa dalam rapat koordinasi Persiapan Penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI Tahun 2020 yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Rabu (07/08/2019) di Jakarta.
"Inpres baru ini sangat penting untuk segera disahkan karena bagi kami di Papua Inpres ini nanti akan menjadi acuan bagi kami dalam melakukan perubahan APBD, baik APBD Provinsi maupun APBD Kabupaten/Kota. Untuk itu kami mohon agar Inpres ini dapat segera ditandatangani oleh Bapak Presiden," lanjutnya.
• Pemerintah Provinsi Dorong Bupati Dan Wali Kota untuk Buat Perda Pelestarian Budaya Papua
Menurut Kapisa, secara umum penyiapan venue, baik yang disiapkan oleh PUPR sebagaimana yang ditugaskan oleh Inpres No 10 tahun 2017 maupun yang didanai oleh APBD terus berlangsung.
"Pengerjaan venue saat ini menunjukkan grafik yang menggembirakan. Saat ini pembangunan istora dan aquatik serta hoki dan kriket menunjukkan deviasi yang positif, bahkan lebih cepat dari yang ditargetkan," jelasnya.
"Demikian juga dengan venue yang dibiayai APBD yang sudah berjalan juga capaiannya sesuai dengan target. Misalnya GOR Futsal di Kabupaten Mimika sudah mencapai 80 persen penyelesaiannya," katanya.
Dalam rapat itu, Wakil Ketua KONI, Suwarno, mengatakan bahwa sampai saat ini masih terdapat beberapa venue yang masih belum dikerjakan.
• Kembangkan Pariwisata, Bappenas Dorong Diadakannya Acara Rutin di Papua
"Pemprov Papua perlu lebih fokus lagi untuk mempercepat proses-proses pembangunan venue-venue PON ini," kata Suwarno.
"Dalam pembangunan venue tersebut sekali lagi kami ingatkan agar memperhatikan standar-standar yang telah ditetapkan oleh masing-masing cabor, karena berkaitan dengan pengakuan dari hasil yang diperoleh yang harus didukung dengan standar venue yang telah ditetapkan," tegas Suwarno.
Bupati Mimika, Eltinus Omaleng juga menyampaikan bahwa saat ini penyiapan venue yang ada di Kabupaten Mimika semua sesuai dengan target yang ditetapkan.
"Kami akan memberikan dukungan untuk pembangunan venue dalam APBD perubahan kami, dan seluruhnya kami targetkan selesai pada bulan Juli 2020," kata Eltinus Omaleng.
• Klarifikasi Dinas Pendidikan Kabupaten Mamberamo Raya Terkait Aksi Mogok Kerja Guru karena Gaji
Rapat yang dipimpin langsung Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK, Nyoman Suhida, dihadiri Kementerian/Lembaga yang terkait pelaksanaan PON dan Peparnas, Wakil ketua KONI, Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Pemerintah Provinsi Papua, Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika.
"Sangat penting untuk mengetahui perkembangan persiapan pelaksanaan PON dan Peparnas di Papua," ata Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK, Nyoman Suhida.
"Sebagai hajat besar dalam dunia olahraga nasional, kesiapan Papua untuk memenuhi standar-standar yang ditetapkan, baik oleh KONI maupun induk olahraga perlu menjadi perhatian kita bersama, lanjutnya.
• Terkait Aksi Mogok Kerja, Dinas Pendidikan Mamberamo Raya Bantah Tak Bayar Gaji Guru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/hadirnya-inpres-baru-pon-2020-bisa-mempercepat-pembangunan-venue.jpg)