Breaking News:

Kerusuhan di Papua

Warga Jabar di Wamena akan Pulang dalam 2 Gelombang, Ada yang Trauma hingga Kena Bacok di Kepala

Pemulangan ratusan warga asal Jawa Barat di Wamena, Papua, akan dilakukan dalam dua tahap atau gelombang.

Editor: Sigit Ariyanto
(KOMPAS.com/istimewa)
Warga Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua yang akan mengungsi di Polsek dan Koramil Ilaga, karena situasi kemanan sedang tidak kondusif, Senin (30/9/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNPAPUA.COM, BANDUNG - Pemulangan ratusan warga asal Jawa Barat di Wamena, Papua, akan dilakukan dalam dua tahap atau gelombang.

Selain mereka yang menginginkan kembali ke Jawa Barat, banyak di antaranya yang memilih bertahan Tanah Papua.

Ketua Operasional Jabar Quick Respons, Reggi K Munggaran, mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan di lokasi pengungsian di Gedung BTN Sosial, Jayapura.

Sementara ini, pihaknya mencatat ada 77 orang yang berada di lokasi pengungsian mulai dari orang dewasa dan anak-anak.

Untuk tahap pertama sebanyak 54 orang warga Jabar yang berada di Wamena akan dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing, Selasa (8/10/2019).

"Masih ada yang datang dari Wamena, datanya masih update terus ya. Tapi yang dipastikan akan pulang itu sekitar 54 orang, itu rencananya selasa pulang. Kita prioritaskan kelompok rentan, perempuan, ibu hamil, lansia, anak kecil, difabel," ujar Reggi saat dihubungi, Minggu (6/10/2019).

433 Perantau Minang di Papua Pulang ke Sumatera Barat, 309 Lainnya Masih di Wamena Mulai Bekerja

Reggi mengatakan pihaknya belum dapat mendata berapa jumlah warga Jabar yang akan dipulangkan pada gelombang kedua.

Terlebih beberapa di antaranya memilih untuk tinggal di Papua.

Reggi pun belum dapat memastikan berapa jumlah warga Jabar yang memilih tidak pulang ke kampung halaman tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved