Kementerian PUPR Beri Penjelasan soal Tarif Parkir Jembatan Youtefa yang Viral

Viralnya kabar jembatan kali ini bukan karena warna merah, dan bentuknya yang ikonik, melainkan tarif parkir yang diberlakukan kepada para pengunjung.

Kompas.com/HO
Plang tarif parkir wisata Jembatan Youtefa, Jayapura, Papua, yang dipasang warga setempat, Rabu (6/11/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM - Jembatan Youtefa atau Jembatan Holtekamp di Jayapura, Papua, yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (28/10/2019), kembali viral, dan diperbincangkan warga dunia maya.

Viralnya kabar jembatan kali ini bukan karena warna merah, dan bentuknya yang ikonik, melainkan tarif parkir yang diberlakukan kepada para pengunjung.

Telah Diresmikan, Jembatan Holtekamp Disebut Jokowi Jadi Tonggak Sejarah di Papua

Tak tanggung-tanggung, tarif parkir tersebut cukup mahal.

Untuk sepeda motor dikenai Rp 10.000, mobil Rp 20.000, dan truk Rp 40.000.

Terang saja, hal ini membuat pengunjung dan pelintas Jembatan Youtefa meradang.

Termasuk Edwin Yepese, seorang fotografer dan warga Jayapura, yang mengeluhkan pemberlakuan tarif parkir ini.

Dalam akun Facebook pribadinya, Edwin mengawali keluhannya dengan pertanyaan, "Sebenarnya ini jembatan penyeberangan atau hanya jembatan buat wisata? kalau buat sekadar wisata lebe baik ditutup saja".

Sistem Pencahayaan Pintar Jembatan Holtekamp di Papua, Bisa Hasilkan 16 Juta Kombinasi Warna Cahaya

Dia juga mengkritik oknum yang memberlakukan tarif parkir ini sebagai manusia rakus karena mengatasnamakan retribusi yang tidak jelas diberlakukan oleh siapa dan buat apa peruntukkannya.

"Ini lagi yang taruh tarif ini manusia rakus uang bagaimana punya ini... sioooo dari pantai sampai jembatan youtefa juga kamu tarik retribusi tuuuu.... jiiiisss mata uang sampeee... tutup saja jembatan youtefanya. selesai perkara. retribusi untuk siapa (oknum) dan buat apa?

Edwin menegaskan, jika Jembatan Youtefa masih dikenai tarif retribusi, sekalian saja diubah menjadi Tol Jembatan Youtefa alias jalan berbayar, supaya ada pemasukan buat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota Jayapura.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved