Soal Rizieq Shihab, Sandiaga Uno Harapkan Hal Ini dari Jokowi dan Prabowo

Sandiaga Uno berharap Jokowi dan Prabowo bisa mencari solusi terkait polemik Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Instagram/sandiuno
Sandiaga Uno 

TRIBUNPAPUA.COM - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bisa mencari solusi terkait polemik Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

"Kita duduk, cari solusi. Pak Prabowo dan Pak Jokowi kan sudah dalam satu kesatuan sekarang. Mungkin bisa cari solusinya," ujar Sandiaga saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019).

Kata Dirjen Imigrasi soal Sanksi jika Surat Pencekalan Rizieq Shihab Ternyata Palsu

Sandiaga Uno mengatakan, terkait masalah ini masyarakat tak perlu berpolemik dan lebih baik menggunakan kesempatan yang ada untuk mendudukkan permasalahannya.

Apalagi, kata dia, saat ini pemilihan presiden (pilpres) telah usai sehingga Sandiaga menilai bahwa yang dibutuhkan adalah mencari kebijakan yang tidak memperuncing suasana.

"Pilpres kan sudah selesai, kita cari satu kebijakan yang mudah-mudahan bisa tidak memperuncing perbedaan dan semua pihak harus bisa buka dialog, cari solusinya," kata dia.

Sandiaga pun berharap agar topik Rizieq ini tidak terus dijadikan satu hal yang dapat memecah belah persatuan.

Soal Rizieq Shihab, Mahfud MD: Jika Terbukti Ada Pencekalan, Bilang ke Saya Nanti Saya Selesaikan

Prabowo akan Diskusi dengan Jokowi

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto akan berdiskusi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait polemik kepulangan Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.

"Karena tadi Pak Menhan sampaikan beliau akan pelajari dan beliau juga akan berdiskusi dengan Pak Presiden Jokowi," ujar Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik, Sosial-Ekonomi, dan Hubungan Antarlembaga sekaligus Juru Bicara Menhan Dahnil Anzar Simanjuntak di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Saat ditanya apa kewenangan Prabowo dalam hal tersebut, Dahnil menyadari, Menhan tak memiliki kewenangan langsung untuk mengurus polemik tersebut.

Sebab, hanya dua lembaga yang berwenang mengurus polemik tersebut yakni Kementerian Luar Negeri dan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Namun, Dahnil mengatakan, Prabowo selaku Menhan juga bertanggung jawab menjaga pertahanan negara.

Soal Habib Rizieq Pernah Tunjukkan Surat Pencekalannya, Dirjen Imigrasi: Perlu Kita Klarifikasi

Karena itu selaku Menhan, Prabowo akan mempelajari polemik tersebut terkait dengan pertahanan negara.

"Seperti tadi disampaikan oleh Pak Prabowo langsung, ketika di Istana, beliau akan pelajari. Karena sebagian beliau memahami masalah Rizieq Shihab ini," kata Dahnil.

"Kemudian, beliau ingin melihat perspektif dan kondisi dari pihak kita, tentu pemerintah, dalam hal ini misalnya BIN dan pihak Arab Saudi juga nanti Kemudian ke Kemenlu," ucap Dahnil.

Komentar Mahfud MD

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memberikan tanggapan soal pencekalan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Setelah pencekalan itu, Rizieq Shihab mengaku dicekal selama 1,5 tahun.

Mahfud MD lantas menilai, pernyataan Rizieq Shihab itu tak sesuai dengan ketentuan hukum Indonesia.

Soal Paspor WNI Habib Rizieq Shihab, Menlu Retno Ungkap Dapat Informasi: Beliau Masih Pegang

Ia menyebutkan, alasan yang disampaikan Rizieq justru menunjukkan bahwa surat cekal yang ia perlihatkan itu bukan dikeluarkan Pemerintah Indonesia.

Karenanya, Mahfud menilai, pernyataan Rizieq dalam video yang disebar melalui YouTube justru semakin menguatkan bahwa Pemerintah Indonesia tak pernah menerbitkan surat tangkal untuk mencegah Rizieq pulang.

"Jadi begini ya, sampai hari ini tidak ada bukti atau indikasi pencekalan bahwa Pemerintah Indonesia mencekal Habib Rizieq," ujar Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (12/11/2019).

"Karena menurut hukum Indonesia, orang dicekal (cegah tangkal) itu maksimal enam bulan."

"Dia ngakunya sudah 1,5 tahun dicekal, berarti tidak bermasalah dengan Indonesia dia."

"Itu harus ditanyakan ke Arab Saudi, kenapa dicekal? Kita enggak tahu," kata dia.

Mengaku Bisa Kembali ke Indonesia Kapanpun, Rizieq Shihab: Saya Tak Takut, Tapi Ada Pihak yang Takut

Mahfud pun meminta Rizieq membuktikan adanya surat tangkal yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Imigrasi.

"Kalau ada buktinya bahwa Indonesia mencekal, bilang ke saya, nanti saya selesaikan. Begitu saja," ucap dia.

Polemik tentang pemulangan Pemimpin FPI Rizieq Shihab memasuki babak baru.

Kali ini, Rizieq mempersoalkan adanya surat pencekalan yang menyebabkan dirinya tidak bisa kembali ke Tanah Air.

Hal itu disampaikan Rizieq melalui video yang tersebar di YouTube.

Video tersebut bersumber dari kanal televisi milik FPI, Front TV, saat Rizieq menyampaikan sambutan dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Video itu diunggah pada 8 November 2019.

Mahfud MD Bantah Ucapan Rizieq Shihab soal Pencekalan di Indonesia: Begini Ya, Tak Ada Bukti

Melalui video itu, Rizieq menyebutkan, Pemerintah Indonesia telah mengirimkan surat pencekalan kepada Pemerintah Arab Saudi agar dirinya tidak diperbolehkan pulang karena alasan keamanan.

"Jadi, sekali lagi saya dicekal di sini, bukan karena saya melakukan pelanggaran keimigrasian, bukan saya melakukan pelanggaran pidana atau perdata, bukan karena saya melakukan suatu kejahatan di Saudi ini atau satu kesalahan, tidak," ujar Rizieq dalam video.

Rizieq juga memegang dua lembar surat yang, menurut dia, bukti pencekalan atas dirinya.

"Hanya karena alasan keamanan. Jadi kedua surat ini (sambil menunjukkan surat) merupakan bukti, bukti nyata, riil, nyata otentik bahwa saya memang dicekal, oleh Pemerintah Saudi atas permintaan Pemerintah Indonesia," kata Rizieq.

Meski demikian, Rizieq tidak menunjukkan isi surat itu.

Kedua lembaran itu hanya dipegang, lalu diayun-ayunkan ke udara sembari berbicara.

(Kompas.com/Deti Mega Purnamasari/Rakhmat Nur Hakim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Soal Rizieq, Sandiaga Yakin Ada Solusi Setelah Prabowo-Jokowi Bersatu; Dahnil: Prabowo Akan Diskusi dengan Jokowi soal Rizieq Shihab dan Mahfud MD: Rizieq Ngaku Dicekal 1,5 Tahun, di Indonesia Orang Itu Dicekal 6 Bulan

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved