Rocky Gerung Pertanyakan Jokowi yang Seolah Salahkan SBY soal Jiwasraya: Tapi Menterinya Diam

Pengamat politik Rocky Gerung memberikan pandangannya terhadap kasus kerugian perusahaan asuransi pelat merah yaitu Jiwasraya.

Rocky Gerung Pertanyakan Jokowi yang Seolah Salahkan SBY soal Jiwasraya: Tapi Menterinya Diam
Warta Kota/henry lopulalan
Pengamat politik Rocky Gerung usai memenuhi panggilan kepolisian di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (4/12/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Pengamat politik Rocky Gerung memberikan pandangannya terhadap kasus kerugian perusahaan asuransi pelat merah yaitu Jiwasraya yang kebocoran dananya mencapai angka triliunan rupiah.

Rocky Gerung menyayangkan Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menurutnya tidak segarang saat membahas kasus skandal mantan Direktur Utama Garuda Ari Askhara.

Dikutip TribunWow.com, mulanya Rocky Gerung membahas pernyataan Presiden RI Joko Widodo(Jokowi) soal kasus Jiwasraya yang menurutnya tergesa-gesa menyalahkan presiden terdahulu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Soal Polemik Jiwasraya, Ekonom INDEF: Jangan Ditarik ke Ranah Politik Ya

"Ada hal penting, pertama soal hak nasabah," kata Rocky Gerung.

"Kedua, sifat dari isu itu, tiba-tiba dia dikomentari secara berlebih oleh presiden, sebelum ada kejelasan dari kejaksaan, dari analis perbankan."

"Presiden bilang itu soal yang, gampangnya itu problem SBY," tambahnya.

Menurut Rocky Gerung langkah Jokowi tersebut menimbulkan banyak pertanyaan di masyarakat.

"Itu yang bikin orang berpikir kenapa presiden secara lantang dan tergesa-gesa mengambil poin yang sekiranya sangat politis," jelasnya.

Rocky Gerung lanjut menyindir Erick Thohir dan Sri Mulyani yang reaksinya tidak sehebat saat menangani kasus skandal Garuda.

"Lalu orang hubungkan lagi setelah presiden ngomong begitu, Erick Thohir diam, Sri Mulyani diam," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved