3 Peristiwa Baku Tembak KKB dan Aparat di Papua, Warga Ketakutan Berlari Mencari Perlindungan

Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) terus melakukan penyerangan di wilayah Papua.

(AFP PHOTO/ANYONG)
Anggota Brimob Polri menuju ke Nduga, Papua, di mana sebelumnya puluhan pekerja infrastruktur dilaporkan tewas dibantai oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Selasa (4/12/2018). Sebanyak 31 orang disebut tewas dibantai KKB di lokasi proyek jalan Trans Papua yang diduga terjadi pada Sabtu (1/12/2018) dan Minggu (2/12/2018). 

Akibat kontak tembak yang berlangsung selama 10 menit itu, salah seorang warga sipil perempuan bernama Waslina Tabuni tewas.

"Waslina menderita luka tembak di bagian leher, korban dievakuasi di Puskesmas Kenyam namun nyawanya tidak dapat diselamatkan," kata Wakapendam XII.Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi.

Selain itu seorang brimob, Brigpol Junaedi menderita luka tembak di dada. Ia dievakuasi dan dirawat di Timika.

Satu brimob gugur di Mimika

Dua hari usai serangan tersebut, KKB kembali melakukan serangan di Kali Kabur, Arwanop, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.

Serangan pada Jumat (28/2/2020) ini berlangsung lama, yakni lebih dari 3 jam.

Kontak tembak terjadi sekitar pukul 14.30 WIT hingga pukul 17.00 WIT.

Akibat serangan tersebut, satu anggota brimob, Bharada Doni Priyanto gugur.

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata mengemukakan, identitas KKB telah diketahui.

"Kita sudah mengetahui pelaku tersebut, sama dengan yang melakukan penyanderaan guru," katanya.

KKB itu, lanjut dia, dipimpin oleh Gusbi Waker.

Pasca penembakan di distrik Mugi, Nduga, Rabu (20/3/2019), anggota Brimob yang selamat dirawat di RS Timika
Pasca penembakan di distrik Mugi, Nduga, Rabu (20/3/2019), anggota Brimob yang selamat dirawat di RS Timika (Kompas.com/John Roy Purba/Istimewa)
Halaman
123
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved