Tim Medis Hadapi Corona Butuh 5.000 Alat Pelindung Diri, Papua Baru Punya 30 Buah

Hingga kini tenaga kesehatan di rumah sakit yang ada di Papua, masih kekurangan Alat Pelindung Diri (APD).

Tim Medis Hadapi Corona Butuh  5.000 Alat Pelindung Diri, Papua Baru Punya 30 Buah
YONHAP/AFP
ilustrasi - Para pekerja medis yang mengenakan alat pelindung memindahkan seorang suspect pasien virus korona (C) ke rumah sakit lain dari Rumah Sakit Daenam di mana total 16 infeksi sekarang telah diidentifikasi dengan virus corona COVID-19, di daerah Cheongdo dekat kota tenggara Daegu pada 21 Februari 2020 Kasus coronavirus Korea Selatan hampir dua kali lipat pada 21 Februari, naik di atas 200 dan menjadikannya negara yang paling parah terkena dampak di luar China ketika jumlah infeksi yang terkait dengan sekte keagamaan meningkat. 

TRIBUNPAPUA.COM - Hingga kini tenaga kesehatan di rumah sakit yang ada di Papua, masih kekurangan Alat Pelindung Diri (APD).

Ketersediaan APD di 13 rumah sakit rujukan penanganan pasien Covid-19 di Papua terbilang sangat kurang.

"APD yang akan datang 250 sebentar sore, sekarang yang ada 30, dan perencanaan kita 5.000 APD. Itu yang lagi kita berproses," ujar Kepala Dinas Kesehatan Papua Roby Kayame, di Jayapura, Rabu (18/3/2020). 

Dari 30 APD yang telah ada, seluruhnya sudah disebarkan di beberapa rumah sakit, yang terbanyak ada di RSUD Jayapura.

Orangtua Panik Anaknya Hilang, Warga Raba-raba Dasar Kolam Tinja dan Temukan Jasad Korban

Ia meminta pemerintah kabupaten/kota juga berusaha mengadakan APD karena saat ini semua membutuhkan peralatan tersebut.

"Semua membutuhkan, tetapi pada prinsipnya kami di provinsi tidak bisa menyediakan banyak. Untuk itu kabupaten perlu harus menyediakan juga, kita kan punya data, dan kita akan fokus pada rumah sakit regional dulu," kata dia.

Dinkes Papua sempat meminta kepada Litbangkes menyediakan peralatan untuk memeriksa sampel Corona.

Permintaan itu sudah dipenuhi, sehingga mulai saat ini sampel swap bisa diperiksa di Jayapura.

"Hari ini kepala Litbangkes sudah tiba dengan membawa sejumlah peralatan, material, alat - alat sehingga kita bisa melakukan pemeriksaan di sini," kata Roby.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak empat pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 dirawat di Provinsi Papua, Selasa (17/3/2020).

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved