Virus Corona di Papua

Provokasi Warga, Ketua RT di Mimika Usir PDP dan ODP Corona dan Ancam Bakar Wisma Atlet

Polres Mimika menangkap seorang ketua RT di Kelurahan Timika Jaya SP2 karena memprovokasi warga untuk menolak Wisma sebagai karantina palsu.

tribunnews.com
ILUSTRASI - Petugas mengenakan masker dan hazmat suit sebelum melakukan evakuasi WNI yang tiba dari Wuhan di lokasi observasi Hangar Lanud Raden Sajad, Natuna, Kepri, Minggu (2/2/2020). WNI yang sebelumnya transit terlebih dahulu di Batam tersebut dievakuasi dari Wuhan, China, akibat merebaknya wabah Virus Corona. 

Masyarakat cenderung panik menyikapi penyebaran virus tersebut.

Seharusnya, kata Reynold, sebagai ketua RT, JW memberikan pemahaman tentang informasi virus corona kepada warganya.

Kapolda Papua Ungkap Motif Penembakan KKB di PT Freeport: Mereka Ingin Tunjukkan Eksistensi

Hal itu sesuai dengan Instruksi Bupati Mimika Nomor 1 Tahun 2020 yang diterbitkan pada Rabu (25/3/2020). Perangkat RT dan RW diminta menyosialisasikan informasi tentang virus corona.

Bahkan perangkat RT dan RW, termasuk lurah, kepala kampung (kepala desa) dan kepala distrik (camat) juga menjadi bagian tidak terpisahkan dari Tim Gugus Tugas Pemkab Mimika untuk penanganan COVID-19.

"Arahan Gubernur Papua, Kapolda Papua, Pangdam XVII/Cenderawasih dan melalui Instruksi Bupati Mimika sudah jelas menyebut siapapun yang menghambat maka akan berhadapan dengan proses hukum," ujar Reynold.

Upaya penolakan sekelompok warga di kawasan Mimika Sport Compleks terhadap penggunaan fasilitas Wisma Atlet sebagai tempat isolasi sementara bagi ODP dan PDP di Mimika telah dilakukan sejak Selasa (31/3) petang.

JW dan sekelompok warga menyampaikan penolakannya di kawasan Wisma Atlet.

Meski telah mendapatkan penjelasan dari Dinkes Mimika dan Asisten III Setda Mimika Nicky E Kuahaty serta pihak kepolisian, JW dan warganya tetap tidak puas.

Pada Rabu pagi, mereka kembali mendatangi Wisma Atlet untuk mendesak Pemkab Mimika segera mengeluarkan belasan warga berstatus ODP dan PDP dari Wisma Atlet.

Aksi warga tersebut dibubarkan paksa oleh polisi. JW yang dianggap sebagai koordinator dan provokator langsung digelandang menuju Kantor Polres Mimika untuk dimintai keterangan.

Kapolda Papua Ungkap Motif Penembakan KKB di PT Freeport: Mereka Ingin Tunjukkan Eksistensi

Halaman
123
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved