Breaking News:

Puasa Ramadhan 2020

Cara Menghitung Fidyah yang Harus Dibayar untuk Ganti Utang Puasa, Simak Berikut Ini

Umat Muslim diwajibkan melunasi utang-utang puasa terdahulu, termasuk bagi lansia yang sudah tidak sanggup berpuasa.

TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi Puasa 

Puasa yang wajib dibayarkan sesuai dengan jumlah puasa yang ditinggalkan pada tahun sebelumnya.

Membayar utang puasa bisa dilakukan dalam hari yang berbeda atau secara berurutan.

Berikut niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءٍ فَرْضَ رَمَضَانً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma ghodin 'an qadaa'in fadrho romadona lillahi ta'alaa.

Artinya "Aku niat puasa esok hari karena mengganti fardhu Ramadan karena Allah Ta'ala."

Membayar dengan Fidyah

Selain dengan berpuasa di hari lain, utang puasa Ramadan juga bisa dibayarkan dengan fidyah.

Berdasarkan Surat Al Baqarah: 183-184, membayar fidyah adalah memberi makan orang-orang miskin.

Adapun orang-orang yang boleh membayar puasa dengan Fidyah adalah lansia (HR. Al-Bukhari), wanita hamil dan menyusui sehingga tak mampu puasa (HR. Abu Daud & Thabrani).

Serta orang sakit yang apabila berpuasa justru mengancam dan membahayakan nyawanya (HR. An-Nasa'i).

Halaman
123
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved