Selasa, 12 Mei 2026

Puasa Ramadhan 2020

Insomnia Bisa Mengancam saat Bulan Puasa, Ini Penyebab dan Tips untuk Menghindarinya

Tidur adalah bagian penting dari kesehatan mental dan menjadi alat terbesar dalam meningkatkan keadaan seseorang.

Tayang:
Penulis: Roifah Dzatu Azmah | Editor: mohamad yoenus
Sherlock / Hartswood Films
Ilustrasi tidur di sofa 

ringan secara teratur, seperti berenang atau berjalan, dapat membantu meredakan beberapa ketegangan yang timbul sepanjang hari.

Tapi jangan berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur karena dapat membuat Anda tetap terjaga.

  • Tuliskan kekhawatiran Anda

Atasi kekhawatiran atau beban kerja yang berat dengan membuat daftar hal-hal yang harus ditangani pada hari berikutnya.

Jika Anda cenderung berbaring di tempat tidur memikirkan tugas-tugas besok, biasanya rencana makan malam besok selama Bulan Ramadan, sisihkan waktu sebelum tidur untuk meninjau hari itu dan membuat rencana untuk hari berikutnya.

Tujuannya adalah untuk menghindari melakukan hal-hal ini ketika Anda berada di tempat tidur, mencoba tidur.

  • Jangan terlalu memanjakan diri

Yang terpenting, terlalu banyak makanan, terutama larut malam, dapat mengganggu pola tidur Anda.

Stimulan mungkin membantu Anda tertidur pada awalnya, tetapi itu akan mengganggu tidur Anda nanti malam.

Bisa Jaga Imun untuk Lawan Virus, Ini 10 Manfaat Puasa Senin Kamis Lengkap Bacaan Niat dan Doanya

  • Jangan khawatir di tempat tidur

Jika Anda tidak bisa tidur, jangan berbaring di sana mengkhawatirkannya.

Bangun dan lakukan sesuatu yang menurut Anda menenangkan sampai Anda merasa mengantuk lagi, lalu kembali ke tempat tidur.

Saya bisa berasumsi bahwa perubahan pola tidur di bulan Ramadan bisa jadi merupakan hasil dari perubahan gaya hidup selama bulan puasa.

Berdasarkan ini, saya menyarankan orang-orang yang berpuasa, untuk menjadi teratur dalam gaya hidup mereka dan menghindari perubahan tiba-tiba dalam waktu bangun dan tidur, karena tidur siang hari tidak memadai.

Jika Anda masih mengalami masalah tidur setelah menerapkan saran-saran ini, saya sarankan Anda mengunjungi seorang psikolog atau psikiater, karena kadang-kadang insomnia bisa menjadi tanda peringatan dari masalah psikologis yang ditekan.

(TribunPapua.com/ Roy)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved