Breaking News:

Virus Corona

Indonesia Disebut Berpotensi Jadi Hotspot Baru Corona, Ahli: Memang Sudah seperti Hotspot Sekarang

Sebuah artikel yang dimuat di situs berita The Sydney Morning Herald menyebutkan bahwa Indonesia memiliki potensi untuk menjadi hotspot baru Covid-19.

(Dok. Ditlantas Polda Jatim)
Hari kedua pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Surabaya, arus lalu lintas di perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, tepatnya di Bundaran Waru, terpantau lancar, Rabu (29/4/2020). Meski kendaraan terlihat padat, arus lalu lintas terpantau lancar. 

Artikel berjudul “The world’s next coronavirus hotspot is emerging next door” tersebut menjabarkan beberapa bukti tertinggalnya Indonesia dari negara-negara lain di Asia Tenggara dalam memerangi Covid-19.

Tertulis bahwa mengutip situs Worldometer, Indonesia berada pada peringkat 163 dengan jumlah tes sebanyak 2.123 per 1 juta penduduk.

Penulis membandingkannya dengan Rusia yang berada pada peringkat 18, dengan 107.445 tes per 1 juta penduduk.

Sementara itu, AS berada pada peringkat 27 dengan 80.750 tes per 1 juta penduduk.

India lebih baik dari Indonesia. Negara di Asia Selatan tersebut menempati peringkat 138 dengan 4.530 tes per 1 juta penduduk.

Penulis juga menyebutkan bahwa Indonesia terlalu cepat membuka gerbang perekonomian terutama dari sektor pariwisata.

Attack Rate Kota Surabaya Melonjak, Total Kasus Corona di Jawa Timur Tembus 10.092

Tanggapan ahli

Pakar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Dr Pandu Riono., MPH., Ph.D, menyebutkan bahwa kondisi Indonesia saat ini sudah mendekati hotspot baru.

“Memang sudah seperti hotspot sekarang,” ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (24/6/2020).

Menurut Pandu, tak ada yang salah dengan artikel yang dimuat di The Sydney Morning Herald. 

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved