Diet Paleo atau Diet Keto, Mana yang Lebih Baik?
Dari sekian banyak cara dan pola diet, ada dua jenis diet yang populer saat ini, yaitu diet keto dan diet paleo.
Diet keto membatasi biji-bijian, nasi, dan makanan tinggi karbohidrat, sama seperti diet paleo.
Bedanya, tujuan utama diet keto adalah membuat tubuh mengalami ketosis, kondisi tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi utama, bukan karbohidrat.
Ketika tubuh mengalami ketosis, lemak bergerak ke hati dan membuat asam bernama keton yang masuk ke aliran darah dan diubah menjadi energi.
Agar tubuh memasuki ketosis, persentase kalori yang baik (antara 60-80 persen) harus berasal dari lemak. Itu sebabnya, orang mengaitkan diet keto dengan daging yang tinggi lemak.
Gagasan dari diet keto adalah, pembakaran lemak akan membantu kita menurunkan berat badan.
Mana yang lebih ketat?
Segala bentuk legume (kacang tanah, kacang merah, kacang hijau, kacang kedelai, dll), produk susu, gula kristal putih, kentang, makanan olahan, minyak nabati olahan, dan garam harus dihindari jika kita menerapkan diet paleo.
Sementara, daging dari hewan pemakan rumput (sapi, kambing), makanan laut, buah-buahan dan sayuran segar, telur, kacang pohon dan biji-bijian, minyak kelapa, minyak zaitun, dan alpukat bisa dikonsumsi.
Diet keto juga terbilang ketat. Karena membatasi asupan karbohidrat harian hingga 10 persen, kita hanya bisa memilih makanan sehat dengan kandungan gula alami dalam jumlah terbatas, seperti buah dan sayuran tertentu.
Mereka yang menjalani diet keto disarankan mengonsumsi 20-30 gram karbohidrat per hari untuk menjaga kondisi ketosis.
Sebagai contoh, seperempat cangkir oatmeal mengandung 29 gram karbohidrat, dan pisang mempunyai kandungan sekitar 27 gram karbohidrat.
"Paleo jelas membuat orang lebih fleksibel," kata Kizer.
Pelaku diet paleo bebas makan sayur bertepung dan buah, serta makanan kaya lemak sehat seperti alpukat.
Baca juga: Cara Diet dengan Memakan Semangka, Lihat Khasiat dan Rekomendasi Menunya
Mana yang lebih baik untuk jangka panjang?
Diet paleo tidak mengharuskan pelakunya mempertahankan kondisi ketosis, dan tidak perlu memperhitungkan jumlah asupan makanan seperti orang-orang yang menjalani diet keto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/ilustrasi-diet-f.jpg)