Selasa, 21 April 2026

Pertimbangkan Ulang Diet Keto jika Punya 6 Tanda di Bawah Ini

Diet keto yakni merubah ke pola makan tinggi lemak dan rendah karbohidrat demi menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan.

(Wand_Prapan)
Ilustrasi diet 

Di kala diet penurunan berat badan bekerja dengan membatasi kalori, Cucuzzella mengatakan, hal itu bisa menjadi bumerang jika kita melakukan keto untuk pertama kalinya.

Sebab, pengalaman pertama itu menjadikan pengalihan pembakaran lemak untuk bahan bakar menjadi sukar, jika kita tidak cukup makan secara keseluruhan.

Akhirnya, sejumlah besar penurunan berat badan cepat yang dialami pelaku diet keto menjadi reaksi jangka pendek.

Berat badan bakal kembali dengan seketika, saat kita mulai memasukkan karbohidrat ke dalam makanan.

Baca juga: Tips Diet untuk Penderita Maag, Ini 7 Jenis Makanan yang Direkomendasikan

3. Riwayat pola makan tak teratur

Jika kita memiliki riwayat pola makan yang tidak teratur, diet rendah karbohidrat juga bisa menjadi masalah.

Ini termasuk perasaan cemas tentang kenaikan berat badan dan kebutuhan kompulsif untuk memantau atau membatasi makanan.

Belum lagi dorongan untuk makan berlebihan, makan emosional, atau perilaku makan yang membuat ketagihan.

Diet apa pun yang membatasi apa yang boleh dimakan bisa sangat memicu siapa pun dengan pola makan yang tidak teratur, untuk kembali gagal. 

Jadi, yang terbaik adalah mencari dukungan profesional saat mempertimbangkan diet baru.

Baca juga: Tips Diet untuk Penderita Maag, Ini 7 Jenis Makanan yang Direkomendasikan

4. Stres dan kurang tidur

Jika kita terus-menerus stres, kurang tidur, atau menghadapi perubahan besar dalam hidup, maka hal ini bisa menjadi masalah.

Memang mungkin, kita tergoda untuk membuat perubahan dramatis di tengah masa sulit.

Tetapi jika kita tidak dapat mengelola stres, atau tidak cukup tidur, atau baru melewati pengalaman tak enak, maka itu adalah waktu terburuk untuk mengubah pola makan.

Sebab, pengalaman semacam itu meningkatkan produksi kortisol tubuh, hormon stres, dan terlalu sederet masalah dapat membuat kita sulit mendapatkan hasil maksimal dari diet rendah karbohidrat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved