Kamis, 9 April 2026

Pertimbangkan Ulang Diet Keto jika Punya 6 Tanda di Bawah Ini

Diet keto yakni merubah ke pola makan tinggi lemak dan rendah karbohidrat demi menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan.

(Wand_Prapan)
Ilustrasi diet 

TRIBUNPAPUA.COM - Diet keto yakni merubah ke pola makan tinggi lemak dan rendah karbohidrat demi menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan.

Memang, ada bukti yang menunjukkan pola diet keto bisa membantu kesehatan bagi sejumlah orang, tetapi tidak untuk semua orang.

Demikian diungkapkan Dr. Mark Cucuzzella, profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Virginia Barat, Amerika Serikat, yang telah menerbitkan penelitian tentang diet rendah karbohidrat ini.

Baca juga: Kenali Pola Diet DEBM, Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Menyiksa Tubuh

Nah, menurut dia ada setidaknya enam alasan yang patut dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk menjalani pola diet keto. 

1. Sudah sehat secara metabolik

Disfungsi metabolik termasuk orang dengan obesitas, resistensi insulin, pradiabetes, atau pun diabetes.

Nah, jika kita termasuk dalam kelompok orang yang memiliki metabolisme sehat dan respons insulin yang baik, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan asupan karbohidrat.

Kesehatan metabolik yang baik berarti kita tidak bergumul dengan beberapa kombinasi masalah, seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, berat badan, atau energi rendah.

"Makan saja makanan natural, entah itu rendah karbohidrat atau tinggi karbohidrat, dan kamu akan baik-baik saja," kata Cucuzzella.

2. Menurunkan berat badan untuk alasan estetika 

Menurut penelitian, diet rendah karbohidrat dapat menyebabkan penurunan berat badan karena dapat membantu mengatur nafsu makan, dan mengurangi sumber kalori tambahan seperti gula dan biji-bijian olahan.

"Tetapi, manfaat utama keto adalah memulihkan kesehatan metabolisme, meningkatkan respons insulin, dan mengurangi peradangan," kata Cucuzzella.

Baca juga: Diet Air Putih Ternyata Punya Banyak Manfaat, hingga Bisa Menurunkan Tekanan Darah Lho

"Ini bukan tentang menurunkan berat badan, ini tentang menurunkan ukuran pinggang," kata dia.

"Kita ingin orang-orang menjaga otot dan menghilangkan lemak visceral di sekitar organ yang menyebabkan peradangan."

"Kehilangan beberapa centimeter dari pinggang berarti kita berhasil menggunakan lemak sebagai bahan bakar," sebut dia

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved