KKB Papua
Aksi Teror KKB di Kabupaten Puncak Papua: Pagi Tembak Mati Seorang Guru, Sorenya Bakar 3 Sekolah
Setelah menembak mati seorang guru, KKB juga dilaporkan membakar tiga bangunan sekolah dan rumah guru.
TRIBUN-PAPUA.COM - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) terus menebar teror di Kabupaten Puncak, Papua.
Setelah menembak mati seorang guru, KKB juga dilaporkan membakar tiga bangunan sekolah dan rumah guru.
Selain itu, KKB juga memeras warga saat melarikan diri dari kejaran TNI-Polri.
Berikut rentetan aksi teror KKB di Papua:
Baca juga: Seusai KKB Tewaskan Guru SD, Guru dari Luar Daerah Langsung Dievakuasi Disdik Papua
Seorang Guru Tewas Ditembak
Pada Kamis (8/4/2021) pukul 09.30 WIT, Oktovianus Rayo (43), seorang guru SD di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, tewas ditembak KKB.
Saat sedang menjaga kios di rumahnya, tiba-tiba KKB datang dan menembaknya dua kali ke arah rusuk kanan.
Seorang kepala sekolah dan warga lain yang berada di sekitar lokasi pun ketakutan dan lari menyelamatkan diri.
Aksi ini diyakini merupakan ulah dari KKB Sabinus Waker.
Baca juga: Kronologi Guru SD di Puncak Papua Tewas Ditembak KKB, Korban Didatangi Pelaku saat di Dalam Kios
Sore Hari Bakar Sekolah dan Rumah Guru
Pada sore harinya, tiga sekolah di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, dibakar KKB.
Tiga sekolah yang dibakar ialah SD Jambul, SMP N 1 dan SMA 1 Beoga.
Rumah seorang guru juga ikut terbakar.
"Kejadian sekira jam 18.15 WIT," kata Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi, Kombes Pol M Iqbal Alqudussy, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Kamis malam.
Baca juga: KKB Pimpinan Sabinus Waker yang Datang ke Puncak Papua Ada 75 Orang dan Bawa 30 Senpi
Pembakaran Diduga Ulah KKB Nau Waker