KKB Papua
Gagasan KKB Papua Disebut Teroris Tuai Kritik, Ini Alasannya
Rencana tentang pelabelan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua sebagai organisasi terorisme memunculkan kritik.
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta BNPT tak gegabah menetapkan KKB sebagai organisasi teroris.
"Saya rasa jangan gegabah dalam melihat dan menilai kondisi di Papua," ujar Wakil Ketua Eksternal Komnas HAM Amiruddin Al-Rahab, Selasa (23/3/2021).
Amiruddin menyebut, permasalahan di Papua selama ini telah banyak menimbulkan korban. Hal itu menjadi penanda betapa seriusnya persoalan di Papua.
Ia mengingatkan agar penyelesaian konflik di Papua perlu dicari jalan keluar melalui kajian mendalam dan tepat.
"Kajian yang lebih dalam dan serius harus dilakukan, ruang-ruang komunikasi harus dibuka dengan melibatkan banyak pihak. Jadi jangan terlalu emosional," kata dia.
Amiruddin menuturkan, Komnas HAM akan berkomunikasi dengan BNPT terkait gagasan redefinisi KKB di Papua.
Hal ini dilakukan supaya setiap upaya penanganan masalah Papua selaras dengan penegakan HAM.
"Dari perspektif Komnas HAM yang dengan penegakan HAM dan penghormatan pada HAM oleh semua pihak," imbuh dia.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gagasan Pelabelan Organisasi Terorisme terhadap KKB di Papua Menuai Kritik"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/kkb-papua-kembali-berulah-dan-kali-ini-menembak-seorang-warga-sipil.jpg)