Breaking News:

KKB Papua

Ceritakan Detik-detik Lolos dari Penembakan KKB Papua, Kepala Sekolah Junaedi: Saya Masih Bisa Lolos

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Beoga, Kabupaten Puncak, Papua bernama Junedi Arung Sulele, menceritakan detik-detik dirinya lolos dari KKB Papua.

(IRSUL PANCA ADITRA)
Kepala SMP Negeri 1 Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Junedi Arung Sulele. 

"Karena saya dengar suara pakai bahasa umum (bahasa Indonesia), saya buang suara, dan keluar dari semak-semak, dan kemudian ke Koramil," kata Junedi.

Dirinya juga membantah soal dugaan dirinya telah diculik KKB.

Menurutnya, warga tak melihat keberadaan dirinya dan menduga telah dibawa KKB.

Baca juga: Berulah di Beoga, KKB Sabinus Waker Ingin Beraksi di Freeport tapi Tak Bisa karena Ditekan Aparat

Baca juga: Polda Papua Ungkap Kronologi Lengkap Penembakan KKB terhadap Guru di Distrik Beoga

"Waktu petugas jemput korban ini tidak temukan saya. Akhirnya mereka dobrak pintu, dia cari saya tidak ada. Makanya anggota diatas sana pikir saya diculik, padahal saya menyelamatkan diri," tutur Junedi.

Junedi juga menceritakan, Yonatan dan dirinya telah lama tinggal bersama.

Rencananya jenazah Yonatan akan dipulangkan ke kampung halamannya di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan, pada Minggu (11/4/2021).

"Informasi dari keluarga mau dibawa ke Toraja untuk dimakamkan," ujar Junedi.

Berita lain tentang KKB Papua

(Kontributor Kompas TV Timika, Irsul Panca Aditra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Detik-detik Guru Junedi Lolos dari Aksi Penembakan KKB di Papua, Sembunyi 2 Jam dan Dikira Diculik"

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved