PAPUA TERKINI
Ribut-ribut soal Plh Gubernur, Lukas Enembe: Rakyat Papua Tahan Diri
Gubernur Lukas akan tetap menghormati konstitusi dan aturan perundang-undangan yang berlaku. Rakyat papua diminta menahan diri.
Mereka merasa Lukas Enembe masih mampu melaksanakan semua tugasnya memimpin Papua, meski masih sakit dan menjalani perawatan di Singapura.
Pengunjuk rasa juga menilai, penunjukan Plh Gubernur Papua terlalu cepat karena masih dalam suasana duka atas meninggalnya Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, pada 21 Mei 2021.
Baca juga: Lukas Enembe Minta 4 Hari Lagi Baru Bahas Pergantian Wagub Papua
Kordinator aksi yang tidak ingin dipublikasikan namanya, mengatakan tujuan dilakukan demontrasi ialah untuk meminta kejelasan terkait ditunjuknya Dance Yulian Flassy SE MSi sebagai Plh Gubernur Papua.
"Pak Lukas masih hidup, kenapa sudah mau digantikan, hal ini perlu dijelaskan." kordinator aksi kepada Tribun-Papua.com.
Di ruangan Sekretaris Daerah Provinsi Papua, sekelompok massa lainnya memalang pintu masuk dengan kayu.
Surat berkop Kemendagri tertanggal 24 Juni 2021 dengan Nomor T.121.91/4124/OTDA tersebar kepada publik yang berisi instruksi Kemendagri menunjuk Sekretaris Daerah Papua Dance Yulian Flassy SE Msi sebagai Plh Gubernur Papua. (*)