PPKM MIKRO

Hanya Sebatas Wacana, Warga Manokwari Abaikan Prokes di Masa PPKM Mikro

Sejumlah warga di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, masih tampak mengabaikan protokol kesehatan selama PPKM berlangsung.

Penulis: Safwan Ashari Raharu | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Safwan Raharusun
PPKM MIKRO - Sejumlah warga di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, masih tampak mengabaikan protokol kesehatan selama PPKM berlangsung. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Hingga hari kelima Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), di Provinsi Papua Barat.

Sejumlah warga di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, masih tampak mengabaikan protokol kesehatan selama PPKM berlangsung.

Menurut pantauan TribunPapuaBarat.com, sejumlah warga masih melakukan aktivasi diluar rumah, hingga Pukul 20.50 WIT, Sabtu (10/7/2021).

Baca juga: PPKM di Papua Barat Dinilai Masih Longgar, Ini Kata Jubir Covid-19

Para warga berkerumun dan tidak mengenakan masker, saat melakukan aktifitas di luar rumah.

Kerumunan warga ini tampak berada hampir disejumlah titik di Kabupaten Manokwari, seperti Borobudur, Wosi dan Rendani.

Nahasnya, kerumunan tersebut tak disikapi oleh pihak berwajib, seperti yang disebut dalam Instruksi Gubernur Papua Barat, selama masa PPKM berlangsung.

Selain itu, Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Papua Barat, dr Arnold Tiniap, mengakui aktifitas warga masih longgar selama PPKM.

"Warga beraktivitas ditengah kota masih sangat longgar, sampai sekarang tidak ada perubahan," ujar Tiniap, kepada TribunPapuaBarat.com, Jumat (9/7/2021).

Ia menilai, kalau soal screening di Bandara dan Pelabuhan, hanya sebagian kecil saja.

Baca juga: Manokwari dan Sorong di Papua Barat Masuk Daftar PPKM Darurat

"Screening di Bandara dan Pelabuhan memang begitu, sementara penyebaran covid-19 nyata di tengah kota ini," tuturnya.

Sebab, beber Tiniap, yang di cegah di Bandara dan Pelabuhan, hanya kurang dari 10 persen, namun sebagian besar berada ditengah masyarakat.

"Langkah screening di Bandara dan Pelabuhan itu bagus, kalau ditengah kota belum ada kasus," imbuh Jubir Covid-19.

Nahasnya, ungkap Tiniap, berdasarkan realita, virus covid-19 sudah ada ditengah masyarakat.

"Harusnya kita harus atasi dulu yang ditengah masyarakat ini teratasi dulu, sebab corona bukan dari luarnya," ujarnya.

"Kita ini jeli untuk memadamkan api di pinggir-pinggir, tapi yang sedang terbakar ditengah kota ini malah diabaikan," tegas Tiniap.

Melihat fenomena ini, pihaknya meminta agar tim harus segera dievaluasi kembali. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved