LAWAN COVID 19
Dinas Kesehatan Papua Sudah Menggunakan 3.950 Dosis Vaksin Covid-19
Dinas Kesehatan Provinsi Papua sudah menggunakan vaksin sebanyak 357 single dose dan 395 vial multidose (3.950 dosis) dari Kemenkes
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dinas Kesehatan Provinsi Papua sudah menggunakan vaksin sebanyak 357 single dose dan 395 vial multidose (3.950 dosis) dari Kementerian Kesehatan RI.
Sesuai data yang diterima dari Dinas Kesehatan Papua, 600 vial vaksin pada saat Gebyar Vaksin menggunakan sebanyak 478 vial (4.780 dosis) untuk Kota Jayapura dan 122 vial (1.220 dosis) untuk Kabupaten Jayapura.
Baca juga: Detik-detik Penemuan Mayat Terbungkus Plastik Ikan di Lampung, Kondisinya Mengenaskan
Alokasi buffer provinsi yang dikirim ke kabupaten dan sudah masuk perhitungan adalah 300 vial untuk Kota Jayapura, 150 vial untuk Mappi dan 200 vial untuk Boven Digul Perhitungan ketersediaan vaksin berdasarkan alokasi dari Kementerian Kesehatan.
Baca juga: Viral Video Seorang Wanita Ketahuan Curi Cokelat di Supermarket, Totalnya Capai Jutaan Rupiah
Distribusi vaksin Sinovac di seluruh Indonesia dari Bio Farma dikirim ke Distributor di tiap Provinsi.
Distributor di Papua adalah PT. Kimia Farma dan PT. APL.
PT. Kimia Farma mengirim vaksin ke 10 kabupaten yaitu Kabupaten Jayapura, Sarmi, Mamberamo Raya, Biak, Kepulauan Yapen, Supiori, Waropen, Nabire, Jayawijaya dan Kabupaten Tolikara.
Baca juga: 19 Pasal Diubah dalam Revisi UU Otsus Papua, Mendagri: Pemerintah Sangat Bersifat Terbuka
PT. APL mengirim vaksin ke 19 kabupaten/kota, sisanya PT. Biofarma telah mengirim 23.490 vial (234.900 dosis) ke Papua melalui PT. APL (15.970 vial atau 159.700 dosis) dan PT. Kimia Farma sebanyak 7.520 vial (75.200 dosis)
PT. Biofarma telah mengirim 23.490 vial (234.900 dosis) ke Papua melalui PT. APL (15.970 vial atau 159.700 dosis) dan PT. Kimia Farma sebanyak 7520 vial (75.200 dosis).
Baca juga: Pejabat Kota Jayapura Bantah Pernikahan Anaknya Langgar Prokes
Kementerian Kesehatan mengirim 330 vial (3.300 dosis) sinovac ke Dinkes Provinsi dimana 150 vial untuk Polri melakukan vaksinasi massal dan 180 vial untuk Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Jayapura, KKP Biak dan KKP Merauke.
Selanjutnya, telah mengirim 80 vial (800 dosis) vaksin Sinovac untuk Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Jayapura.
Baca juga: Selidiki Keberadaan KKB di Kali El, Aparat Ditembaki Kelompok Tendius Gwijangge
Kemudian, mengirim 1160 vial Sinovac (11.600 dosis) vaksin Sinovac untuk buffer Provinsi Papua
Kemenkes telah mengirim 6.160 vial Sinovac untuk TNI (3.080 vial) dan Polri (3.080 vial)
Kemudian, PT. Biofarma telah mengirim 2210 vial (22.100 dosis) ke Kabupaten Biak (260 vial), Kabupaten Jayapura (350), Jayawijaya (390), Yapen (110), Mamberamo Raya (50), Nabire (240), Sarmi (70), Tolikara (70) dan Buffer Provinsi (670) melalui PT. Kimia Farma.
Baca juga: Anak Gadisnya Dibunuh, Aziz Sempat Dapat Ancaman: Kalau Ada Apa-apa, Nggak Tanggung Jawab
PT. Biofarma telah mengirim 3470 vial (34.700 dosis) ke Peg. Bintang (100), Asmat (200), Boven Digul (120), Dogiyai (60), Intan Jaya (50), Keerom (120), Mappi (260), Merauke (640), Mimika (710), Paniai (80), Yalimo (70) dan Kota Jayapura (1060) melalui PT. APL.
Baca juga: Jubir Rivai Darus : Belum Ada Kejelasan Terkait Kelanjutan SK Plh Gubernur Papua
Kemenkes telah mengirimkan 100 vial (1.000 dosis) Sinovac untuk Poltekes Kemenkes Jayapura dan 1.060 vial Sinovac utk Buffer Prov, 800 vial untuk TNI dan 800 vial Sinovac untuk Polri
Kemenkes juga telah mengirim 70 vial untuk PUPR dan 80 vial untuk Otoritas Jasa Keungan (OJK). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/998400-dosis-vaksin-covid-19-astrazeneca-sumbangan-dari-pemerintah-jepang-tiba-di-indonesia.jpg)