Breaking News:

Covid 19 di Papua

RSUD Jayapura Penuh, Sebagian Pasien Dilayani di Luar Rumah Sakit

Melonjaknya pasien Covid-19 menyebabkan seluruh ruangan di RSUD Jayapura penuh, akhirnya memutuskan melayani sebagaian pasien diluar rumah sakit itu

Penulis: Nandi Tio G Effendy | Editor: Musa Abubar
(Krasnoyarsk Regional Hospital via Daily Mirror)
Dokter bedah Igor Anokhin (berlutu) ketika melamar pasangannya, dokter anestesi Ekaterina Vnukova, sambil memakai hazmat di Rumah Sakit Regional Krasnoyarsk, Rusia. Keduanya bertemu sebagai garda terdepan melawan Covid-19 di Rusia. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com,Tyo Effendy

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Melonjaknya pasien Covid-19 menyebabkan seluruh ruangan di RSUD Jayapura penuh, akhirnya memutuskan melayani sebagaian pasien diluar rumah sakit setempat.

Seluruh rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Jayapura telah terisi penuh ditiap ruangannya sehingga sejumlah pasien dilarikan ke RSUD Jayapura.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak di Papua, Ini Instruksi Gubernur Lukas Enembe

Mereka (pasien) yang dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura itu terpaksa harus mendapatkan perawatan diluar gedung rumah sakit.

Manajemen rumah sakit memutuskan pelayanan di luar rumah sakit lantaran seluruh ruangan penuh, sebagaian besar pasien yang dilayani didalam rumah sakit terpapar Covid-19.

Baca juga: Ekstra Kerja, 46 Petugas Medis RSUD Jayapura Terpapar Covid- 19

Terkait itu, Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Jayapura dr Silwanus Sumule kepada awak media di Jayapura, Jumat (16/7/2021) mengatakan, kedepan pasien yang datang berobat di rumah sakit tersebut akan dibatasi.

Lanjut dia, kecuali dalam kondisi darurat dan butuh penanganan khusus lantaran banyak pasien corona yang sementara menjalani perawatan.

Baca juga: SMA YPPK Teruna Bakti Jayapura Siapkan Wifi dan 3 Ruangan Selama Belajar Daring

Kondisi itu menyebabkan sedikitnya 46 tenaga medis yang mengabdi di rumah sakit itu dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Mereka terpapar virus yang belum ada obatnya itu lantaran bekerja diluar jam dinas atau bekerja ekstra melayanai pasien Covid.

Baca juga: Anak-anak Dilarang Gunakan 2 Masker, Begini Penjelasan Satgas Covid-19 Nasional

Manajemen rumah sakit memutuskan 46 tenaga medis itu beristirahat selama 90 hari agar pulih dan bisa dapat bekerja kembali seperti semula. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved