Rabu, 29 April 2026

Nasional

3 Perintah Presiden kepada Kepala Daerah terkait Penanganan Covid-19, Termasuk Papua

Presiden meminta kepala daerah mempersiapkan tempat isolasi mandiri (Isoman) terpusat bagi pasien Covid-19 sampai tingkat desa.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Presiden Joko Widodo. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi sejumlah arahan soal penanganan Covid-19 kepada seluruh kepala daerah, termasuk Papua.

Ia mengatakan, kepala daerah perlu benar-benar fokus menangani pandemi Covid-19, yang tidak bisa diprediksi kapan berakhir.

Adapun 3 arahan dan permintaan Jokowi kepada kepala daerah melihat situasi pandemi yang belum kunjung membaik.

Dirikan Tempat Isoman Terpusat sampai Tingkat Desa

Presiden meminta kepala daerah untuk mempersiapkan tempat isolasi mandiri (Isoman) terpusat bagi pasien Covid-19 sampai tingkat desa, terutama wilayah yang padat penduduk.

Tempat isoman ini nantinya dikhususkan bagi pasien Covdi-19 tanpa gejala (OTG) dan bergejala ringan.

"Penyiapan rumah isolasi terutama untuk yang bergejala ringan. Kalau bisa, ini sampai di tingkat kelurahan atau desa, ini akan lebih baik."

Baca juga: Faskes di RSUD Youwari Kabupaten Jayapura Terancam Kolaps

Baca juga: Persediaan Tabung Oksigen Rumah Sakit di Papua Menipis, Kebutuhan Meningkat

"Kalau tidak, paling tidak, ada isolasi terpusat di tingkat kecamatan terutama ini untuk kawasan-kawasan yang padat, utamanya di kota-kota, ini harus ada," kata Presiden, Senin (19/7/2021), dikutip dari setkab.go.id.

Dari pengamatan Jokowi turun langsung ke lapangan di kawasan padat pendudukan, ia menemukan rumah warga yang hanya berukuran 3x3 meter, dihuni 4 orang.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat membuat tingkat penularan Covid-19 akan terjadi lebih cepat dan masif, tanpa adanya tempat isoman terpusat.

"Saya kira ini kecepatan penularan akan sangat masif, kalau itu tidak disiapkan isolasi terpusat di kelurahan itu atau paling tidak di kecamatan," tambahnya.

Lebih lanjut, Jokowi meminta kepala daerah untuk merencanakan dan menyiapkan rumah sakit (RS) daerah, termasuk RS cadangan dan RS darurat.

“Paling tidak kita memiliki (di dalam perencanaan itu) bagaimana kalau rumah sakit itu penuh. Jangan (rumah sakit) sudah penuh baru menyiapkan. Akan terlambat,” jelas Jokowi.

Rajin Cek Langsung Kondisi Lapangan

Tak hanya itu, Presiden mengimbau kepala daerah terus turun ke lapangan untuk memeriksa kondisi di lapangan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved