Breaking News:

Covid 19 Papua

Warga Protes Sanksi Rp50 Ribu Bagi Pelanggar PPKM Mikro di Sentani Jayapura

Pemerintah Kabupaten Jayapura memutuskan memberikan sanksi sebesar Rp 50 ribu bagi warga yang melanggar PPKM mikro di Sentani

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun
PPKM DARURAT- Suasana aparat gabungan yang terdiri dari TNI/Polri dan Satpol PP melakukan penyekatan di wilayah Kota Manokwari, Selasa (13/7/2021) 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM,SENTANI - Pemerintah Kabupaten Jayapura memutuskan memberikan sanksi sebesar Rp 50 ribu bagi warga yang melanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di wilayah tersebut.

Kebijakan pemberian sanksi RP50 ribu bagi pelanggar PPKM di Sentani, Kabupaten Jayapura itu menuai protes dari warga.

Taufiq Muhammad (43) warga Distrik Sentani Kota, mengatakan kebijakan pemberian sanksi sebesar Rp50 ribu bagi pelanggar PPKM Mikro berlebihan.

Baca juga: Bocah 9 Tahun Ketakutan Dengar Pintu Didobrak dan Teriakan Tengah Malam, Temukan Nenek Tewas Esoknya

"Sanksinya terlalu dibuat-buat, Covid-19 tidak hanya menyebar saat malam saja," katanya kepada Tribun-Papua.com di Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (21/7/2021).

Sementara Esniawati (35) pedagang bakso dan soto di Jalan Raya Abepura - Sentani tepatnya di depan Sentani City Square, mengaku sanksi tersebut akan menambah kesulitan bagi masyarakat.

Baca juga: Corona Varian Delta Sudah ada di Kabupaten Merauke Papua

"Ini kita jualan, pendapatannya sudah turun karena tutup pukul 18.00 WIT, kita kadang molor juga tutupnya, harus bisa ada sedikit kebijaksanaan,"ujarnya.

Sekadar diketahui, sesuai Peraturan Bupati Kabupaten Jayapura Nomor 400 tentang PPKM Mikro di Kabupaten Jayapura mulai dilaksanakan sejak 14 Juli hingga 14 Agustus 2021.

Baca juga: Fakta Viral Video Penampakan Hiu Paus Berukuran Raksasa di Pantai Ngrenehan Gunungkidul Yogyakarta

PPKM mikro di Kabupaten Jayapura di terapkan bagi seluruh masyarakat dengan ketentuan waktu beraktivitas, yaitu mulai pukul 06:00 WIT hingga pukul 18:00 WIT.

Apabila kedapatan ada yang melanggar aturan PPKM Mikro, maka gugus tugas COVID-19 Kabupaten Jayapura, akan menindak tegas dengan memberikan sanksi yaitu denda ditempat sebesar Rp50 ribu

Baca juga: Alasan Ketua Kamar Dagang dan Industri Setuju Rencana Gubernur Papua Tutup Bandara dan Pelabuhan

Selanjutnya bagi pelaku usaha apabila ditemui berjualan melewati batas waktu yang ditentukan, maka akan dikenakan sanksi, yakni pencabutan surat izin usaha.

Di lain sisi, untuk tempat ibadah apabila, didapati, tidak menerapkan protokol kesehatan atau melanggar aturan PPKM mikro, maka aktivitas ibadah akan dihentikan sementara.

Baca juga: DPP Pemuda Saireri Ajak Semua Elemen Dukung PON XX Papua

Untuk jumlah kasus Covid-19 di kabupaten Jayapura per Selasa (20/7/2021) sebanyak 2.049 pasien terkonfirmasi terpapar Covid-19.

Distrik Sentani Kota menjadi penyumbang pasien COVID-19 terbesar, yakni sebanyak 1.348 pasien terpapar Covid-19.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved