Kegigihan Putra Papua Jadi Bintara Polri, Gasper Mirin: Saya Dengar Orang Tinggi Baru Bisa Dapat Tes

Kegigihan Gasper Mirin, putra Papua yatim piatu untuk mengejar cita-citanya menjadi seorang polisi, patut diacungi jempol.

Penulis: Roifah Dzatu Azmah | Editor: Claudia Noventa
Youtube PID SPN Hinai
Gasper Mirin, pemuda 17 tahun asal Yahukimo ini lulus dari seleksi penerimaan Bintara Polri Pengiriman Polda Papua dan menjadi siswa Diktukba Polri TA. 2021 di SPN Hinai Polda Sumut. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kegigihan Gasper Mirin, putra Papua yatim piatu untuk mengejar cita-citanya menjadi seorang polisi, patut diacungi jempol.

Pemuda 17 tahun asal Yahukimo ini lulus dari seleksi penerimaan Bintara Polri Pengiriman Polda Papua dan menjadi siswa Diktukba Polri TA. 2021 di SPN Hinai Polda Sumut.

Perjalanan Gasper dalam meraih cita-cita menjadi anggota Polri tidaklah mudah.

Saat ia masih terlalu kecil, kedua orangtua Gasper meninggal dunia sehingga ia diasuh oleh neneknya.

Gasper Miri, pemuda 17 tahun asal Yahukimo, Papua
Gasper Miri, pemuda 17 tahun asal Yahukimo, Papua (YouTube PID SPN Hinai)

Baca juga: Penjualan Bendera Jelang HUT RI 17 Agustus Turun Drastis akibat PPKM Level 4

Baca juga: Soal Tindak Kekerasan oleh Prajurit TNI AU di Papua, Ini Sikap dan Tuntutan Uskup Agung Merauke

Ia juga sempat terhalang biaya untuk berangkat ke Jayapura untuk mengikuti proses seleksi penerimaan Bintara Polri.

Dikutip Tribun-Papua.com dari YouTube PID SPN Hinai, Selasa (27/7/2021) Gasper menceritakan ia sempat ditertawakan saat bercita-cita menjadi anggota polisi.

Lantaran ia memiliki fisik yang terbilang pendek.

"Saya dengar orang tinggi baru bisa dapat tes, di rumah orang tertawakan saya," cerita Gasper.

"Tapi saya dengar saja tidak bisa, harus saya coba dulu. Baru saya tes," paparnya.

Saat memantapkan diri untuk mendaftar Bintara Polri, ia pergi ke Jayapura.

Di sana Gasper bertemu dengan seorang Polwan yang mau menampungnya untuk tinggal.

"Baru saya tinggal di Jayapura dengan ibu Polwan. Ibu bantu saya 'Gasper jangan menyerah'," ujarnya.

Baca juga: Penerapan PPKM, Antusias Pembeli Bendera Merah Putih di Jayapura Menurun

Keyakinan kuat Gasper tak pernah padam, ia yakin dengan usaha yang gigih, perlahan bisa mengejar cita-citanya.

"Di antara teman-teman tiga ribu siswa yang paling pendek itu saya. Tapi Tuhan tidak pernah sebut tinggi, pendek dan ganteng, tapi lihat dari kesetiannya."

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved