Jumat, 24 April 2026

Viral Video Suasana Ricuh Rapat DPRD Solok, Ada yang Naik Meja hingga Lempar Asbak

Viral di media sosial, sebuah video yang memperlihatkan suasana rapat DPRD Solok, Sumatera Barat, ricuh di Gedung DPRD Kabupaten Solok.

(Tangkapan layar Instagram)
Viral di media sosial anggota DPRD Solok, Sumatera Barat, ricuh saat sidang Paripurna Pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Gedung DPRD Kabupaten Solok, Rabu (18/8/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Viral di media sosial, sebuah video yang memperlihatkan suasana rapat DPRD Solok, Sumatera Barat, ricuh di Gedung DPRD Kabupaten Solok, Rabu (18/8/2021).

Agenda rapat itu yakni sidang Paripurna Pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Dari video yang beredar bermula saat sejumlah interupsi sejumlah anggota DPRD kepada pimpinan sidang.

Kemudian tiba-tiba seorang anggota dewan melempar asbak. Situasi semakin memanas saat beberapa anggota dewan saling tunjuk dan teriak. Terlihat juga ada seorang anggota DPRD yang membalikan meja.

Baca juga: Detik-detik TNI Gerebek Markas KKB Goliat Tabuni, Bermula 3 Separatis Tembaki Tim Cakra

Baca juga: Viral Video Bajing Loncat Lempari dan Hentikan Mobil di Jalan Tol, Ini Kata Polisi

Anggota DPRD lainnya sempat mencoba menenangkan rekannya yang terlihat aduh mulut dengan anggota dewan lainnya.

Tak lama, seorang anggota dewan berbaju putih terlihat saling dorong dengan rekannya.

Untungnya, anggota lainnya melerai hingga tidak terjadi baku hantam.

Seorang anggota dewan kemudian terlihat naik ke atas mejanya sambil menyiramkan air dari botol plastik.

Terkait video itu, Ketua Fraksi PAN Kabupaten Solok Aurizal menjelaskan, peristiwa tersebut berawal saat rapat paripurna dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok Dodi Hendra yang berasal dari Partai Gerindra.

Namun, sejumlah anggota dewan lainnya menolak, karena mosi tak percaya kepada Dodi Hendra masih berjalan.

“Banyak anggota dewan yang menolak sehingga sidang diskor 30 menit," kata Aurizal kepada Kompas.com, Rabu.

Saat rapat kembali dimulai, hujan interupsi kembali terjadi.

Baca juga: Bupati Puncak Willem Wandik: Kartu Orang Asli Papua Solusi Agar Masyarakat Bisa Rasakan Dana Otsus

Baca juga: Aparat Dalami Senjata Rampasan M16 yang Disita dari KKB di Puncak

Mirisnya, saat interupsi bersautan, seorang anggota dewan berdiri menantang dan mengancam melempar asbak kaca.

"Sontak aksi tersebut memicu kericuhan. Sejumlah anggota dewan mengejar anggota yang mengancam tersebut," kata Aurizal.

Situasi mulai kondusif, ketika anggota dewan yang mengancam tersebut keluar dari ruangan sidang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved