Rabu, 22 April 2026

Pergantian OPD di Papua

Rolling Pejabat di Papua Terus Memantik Reaksi, GMKI: Apa Indikator Pergantian Pejabat

Kami mempertanyakan kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe, apa yang menjadi indikator pergantian pejabat itu

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
Ketua GMKI Cabang Kota Jayapura, Opinus Sogoneap 

Laporan Wartawan Tribin-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pergantian jabatan kepala dinas di lingkungan Pemprov Papua yang dilakukan Gubernur Papua, Lukas Enemebe terus memantik reaksi sejumlah elemen masyarakat dan aktivis di Bumi Cenderawasih.

Setelah sejumlah pakar, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Kota Jayapura juga menyoroti reshuffle yang dilakukan Lukas Enembe, khususnya terkait pergantian Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah (PPAD) Provinsi Papua, Cristian Sohilait. 

Baca juga: Lukas Enembe Dinilai Keliru Ganti Dirut RSUD Jayapura dan Kadis Pendidikan Papua

Hal itu disampaikan Ketua GMKI Cabang Kota Jayapura, Opinus Sogoneap kepada Tribun-Papua.com, melalu pesan Whatshapp di Jayapura, akhir pekan tadi.

"Kami mempertanyakan kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe, apa yang menjadi indikator pergantian pejabat itu,” katanya.

Menurut dia, di lingkungan Pemerintahan Provinsi Papua masih banyak Organisasi Pejabat Daerah (OPD) yang bekerja tidak sesuai dengan aturan-aturan yang ada saat ini.

"Tetapi ini malah dibiarkan dan menggantikan orang yang benar-benar bekerja untuk merubah wajah pendidikan yang ada di Tanah Papua," ungkapnya.

Baca juga: Partai NasDem Tegaskan Dua Nama Figur Cawagub Papua Belum Final

Tak hanya itu, dia juga mempertanyakan Juru Bicara (Jubir) Gubenur Papua, Rifai Darus atas statemennnya yang menyebut Cristian Sohilait terkena kasus hukum.

"Setahu kami, ketika seseorang dinyatakan bersalah, maka akan dibuktikan dengan proses hukum yang jelas. Sementara kami sendiri belum tahu sejauh mana kasus yang disampaikan Rifai Darus. Dia pejabat publik, dan tidak boleh mencemarkan nama baiknya, kalau memang itu belum terbukti," tegasnya.

Dengan hal ini, maka menimbulkan rasa keprihatinan bagi GMKI Cabang Kota Jayapura, dan mereka menganggap semua yang tejadi saat ini kepada Cristian Sohilait tidak sesuai prosedur yang ada.

"Kami minta kepada orang-orang yang dekat dengan gubernur, jangan selalu memberikan informasi yang kurang baik kepada mereka yang selama ini bekerja untuk Tanah Papua ini," kata dia.

Manfaatkan Momen PON, Mama-mama Penjual Noken Rajut Maskot Drawa

Tak hanya itu, Opinus Sogoneap, menilai Cristian Sohilait adalah sosok yang bekerja sungguh-sungguh demi merubah pendidikan di tanah Papua

"Dalam kepemimpinan beliau sudah ada perubahan yang besar, seperti gedung-gedung sekolah di tingkat SMA yang direnovasi dan dibangun. Kemudian kesejahteraan guru diperhatikan" ungkanya.

Oleh sebab itu, selaku Ketua GMKI Cabang Kota Jayapura, Opianus berharap agar Gubernur Papua, Lukas Enembe bisa dapat mempertimbangkan semua kebijakannya itu. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved