Rabu, 15 April 2026

PON XX Papua

Papua Raih 2 Medali Emas Biliar, Ketum POBSI: Ini Baru Awal

Natalis Tabuni sempat menitikkan airmata menyusul kemenangan Silvana Lu saat pertandingan yang berlangsung ekstra ketat dan butuh tenaga.

Penulis: Ri | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua
Ketua POBSI Papua Natalis Tabuni (jas biru) 

Sama halnya juga yang dilakukan untuk nomor putri, dimana saat di Jawa Barat mempertandingkan dua nomor yakni double mix dan single putri.

Tetapi untuk PON Papua double mix dihilangkan dan difokuskan ke putri.

Baca juga: Menpora Minta Kontingen Peserta PON Papua Terapkan Karantina Saat Tiba di Daerah Asal

“Itu kita perbanyak jadi empat nomor. Kalau hitung – hitungan jika kita bisa sapu bersih di sector putri dan karom putra. Maka delapan medali emas sudah ada di tangan kita. Kita juga berharap restu dari yang maha kuasa. Kita tetap berjuang,” kata Agus, optimis.

Banyak Kejutan di PON XX

Selain itu POBSI juga mengucapkan terima kasih kepada KONI Papua, walaupun PON ditunda selama satu tahun.

Sementara di provinsi lain Pelatda dihentikan selama pandemi Covid-19.

Akan tetapi KONI Papua tetap memberikan kesempatan untuk Cabor biliar melanjutkan Pelatda.

“Sehingga persiapan kita lebih baik daripada daerah –daerah lain,”akunya. 

Saat ini Papua sudah mengantongi 2 medali emas dan 1 perunggu.

Baca juga: Guru SD Asal Sulawesi Utara Jadi Wasit Bulutangkis Perempuan Satu-satunya di PON Papua

Masih kata Agus sapaan akrabnya khusus untuk perunggu nomor bola 8 doble putra. Pengurus sama sekali tidak mempunyai target.

“Banyak kejutan yang kita dapat di PON kali ini, yaitu pool putra kita dapat medali. Kemudian di nomor snoker atlet kita. Walaupun masih baru bermain di snoker, tetapi dia berhasil mengalahkan atlet pelatnas yang notabene adalah peraih medali emas PON lalu yaitu Roni Rahmanto dari Jawa Tengah,”bebernya. 

Atlet muda Papua, M Faisal (19) berhasil mengalahkannya.

M Faisal baru belajar bermain snoker dan baru latihan serius sekitar  1 tahun terakhir untuk snoker.

Diakuinya semua nomor punya peluang. Tetapi yang lebih berpeluang di nomor karom dan putri.

“Jadi kalau ada medali dari nomor lain. Maka itu kejutan dan kami sangat bersyukur,” pungkas Agus yang sebelumnya berprofesi sebagai seorang jurnalis. (*)

Sumber: Tribun Papua
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved