PON XX Papua
Disorda Papua Siapkan Tim Khusus untuk Rawat Venue setelah PON dan Peparnas di Papua Berakhir
Tim tersebut, sebut dia, akan bertanggung jawab terhadap pengelolaan, perawatan, dan keamanan venue setelah acara berakhir.
Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan, dirinya yakin bahwa banyak masyarakat berbisik-bisik mengenai pembangunan venue PON XX Papua 2021.
“Saya hanya ingin menyampaikan bahwa investasi sebesar itu adalah untuk masa depan Papua sebagai provinsi olahraga,” terangnya.
Menurut Lukas, investasi tersebut penting untuk membangun putra dan putri Papua sebagai atlet berkarakter juara serta pantang menyerah untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Orang nomor satu di Bumi Cendrawasih tersebut juga menyadari bahwa banyak bakat alamiah yang dimiliki putra dan putri Papua di bidang olahraga.
“Adanya infrastruktur olahraga yang memadai tentu akan melahirkan generasi emas Papua di bidang olahraga,” sebut Lukas.
Baca juga: Fakta Oknum Guru Diduga Manipulasi Data agar Lolos PPPK, Ternyata Anak Pengawas Sekolah
Terkait pemanfaatan venue PON sebelumnya juga telah disinggung Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan tujuh venue pertandingan di Istora Papua Bangkit.
Tak hanya Jokowi, ide tersebut turut didukung Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali serta sejumlah pengurus cabang olahraga (cabor).
Salah satunya adalah Ketua Umum (Ketum) PB Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Luhut Binsar Pandjaitan. Ia mendukung pelaksanaan kejuaraan nasional (kejurnas) atau kompetisi internasional digelar di Papua pada tahun-tahun berikutnya.
Lebih lanjut, Lukas menjelaskan bahwa perhelatan PON XX Papua juga dimaksudkan sebagai salah satu langkah percepatan pembangunan di Papua.
“Terbukti selain pembangunan venue olahraga dengan adanya PON XX Papua, infrastruktur publik serta perputaran roda ekonomi masyarakat Papua juga bertambah,” ujarnya.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue