ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

KKB Papua

KKB Berulah dalam Sepekan di Intan Jaya: Tewaskan Seorang Anak hingga Bakar Ambulans di Bandara

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dalam sepekan terakhir melakukan aksi kekerasan di Kabupaten Intan Jaya, Papua.

DOK Satgas Nemangkawi
Satu unit ambulans yang dibakar KKB di kawasan Bandara Bilorai Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Jumat (29/10/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dalam sepekan terakhir melakukan aksi kekerasan di Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Selain baku tembak, KKB melukai prajurit TNI dan dua orang anak. Satu di antaranya meninggal dunia.

Seorang Anggota TNI Terluka di Bagian Perut

Pada Selasa (26/10/2021) siang, personel TNI dan KKB terlibat baku tembak di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Serangan KKB terjadi sekitar pukul 13.55 WIT hingga 14.20 WIT.

Baca juga: Sebelum Bakar Ambulans hingga Rumah Warga, KKB sempat Tembaki Polsek Sugapa Lalu Dibalas Aparat

Baca juga: KKB Papua Kembali Lakukan Aksi Anarkis: Bakar Ambulans, Mobil Tangki Air, Rumah, hingga Gudang

Kontak tembak terjadi di Pos Satgas TNI-Polri yang meliputi Pos Kotis Kostrad 501, Pos Belukar, Pos Mandala, Pos Nanggala dan Pos Elang yang bertempat di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

 

Dalam kontak senjata tersebut seorang prajurit TNI bernama Serka Asep mengalami luka tembak pada perut sebelah kiri.

Dia kemudian dievakuasi pukul 15.20 WIT.

Serka Asep kemudian dipindahkan untuk mendapatkan perawatan medis pada Rabu pagi.

"Memang betul ada kejadian di Intan Jaya dan ada korban Serka Asep dan sekarang sudah dievakuasi ke Timika menggunakan heli bell milik TNI AD tadi pagi," ujar Danrem 173/PVB Brigjen Taufan Gestoro, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (27/10/2021).

Baca juga: Polda Papua Sesalkan Pembakaran Fasilitas di Bandara Bilogai Intan Jaya Oleh KKB

Seorang Anak Tewas Terkena Serpihan Peluru

Kontak senjata itu ternyata juga berujung tewasnya seorang anak karena terkena serpihan peluru.

"Pada saat terjadinya kontak tembak, dua anak sedang dengan orangtuanya beraktivitas di sekitar rumah, sehingga menjadi sasaran Kelompok Kriminal Bersenjata tersebut," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal, melalui keterangan tertulis, Kamis (28/10/2021).

Kamal menyebutkan selain satu anak tewas, ada satu anak lainnya yang terluka di bagian punggung.

"Diketahui kedua anak tersebut mengalami luka serpihan tembak, satu meninggal dunia dan satu terkena tembakan di punggung belakang," sambung Kamal.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved