Breaking News:

KKB Papua

Polda Papua Sesalkan Pembakaran Fasilitas di Bandara Bilogai Intan Jaya Oleh KKB

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, pembakaran tersebut berimbas pada pelayanan masyarakat umum sekitar bandara.

Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Polda Papua menyayangkan aksi pembakaran sejumlah bangunan dan ambulance oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di sekitar kawasan bandar udara Bilogai, Kabupaten Intan Jaya, Papua pada Jumat (29/10/2021).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, pembakaran tersebut berimbas pada pelayanan masyarakat umum sekitar bandara.

"Terkait situasi di Intan Jaya, Jumat kemarin sekitar 15.38 WIT telah terjadi penembakan. Suara tembakan di sekitar Bandara Bilogai," kata Kamal kepada awak media termasuk Tribun-Papua.com di Kota Jayapura, Sabtu (30/10/2021).

Baca juga: Kisah Brigjen Katamso dan Kolonel Sugiyono Dikhianati Bawahan saat G30S PKI

Dia mengatakan, KKB melakukan pembakaran terhadap beberapa fasilitas tersebut usai melancarkan tembakan.

"Terdapat bangunan rumah yang ada jualan, kemudian satu buah bangunan, dan satu mobil tangki air dan satu unit mobil ambulance," ujarnya.

Kamal mengatakan, KKB selalu melakukan ganggunan sebagai upaya menarik kembali masyarakat ke dalam situasi terbelakang.

"Satu sisi, kita berupaya untuk menciptakan situasi aman kondusif. Sehingga perkembangan pembangunan dari waktu ke waktu lebih baik," tambah dia.

Baca juga: Kontak Tembak Kembali Pecah, KKB Bakar Ambulans di Bandara Bilogai Sugapa Papua

Seperti diberitakan, kontak senjata antara aparat keamanan dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali terjadi di Distrik Sugapa, tepatnya di Bandara Bilogai Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua pada Jumat (29/10/2021) sore.  

Kontak senjata tidak menyebabkan jatuhnya korban jiwa maupun luka-luka.

Baca juga: Bonus Atlet Papua Rp 1 Miliar Dibayarkan Usai Peparnas

Direktur Reskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani mengatakan, Hhngga saat ini belum ada rencana penambahan pasukan ke Intan Jaya, meski beberapa hari terakhir kerap terjadi gangguan keamanan.

"Pasukan masih cukup di sana," kata Faizal. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved