KKB Papua
Kena Tembak saat KKB Menyerang, 2 Prajurit TNI Dievakuasi ke Timika
Dua personil Satgas YPR 501/BY yang menjadi korban dalam kontak tembak yang terjadi dengan KKB pada Jumat (5/11/2021) lalu.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dua personil Satgas YPR 501/BY yang menjadi korban dalam kontak tembak yang terjadi dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Jumat (5/11/2021) lalu.
Yakni Sertu Dedi Hari Sanjaya dan Praka Tri Joko Prabowo yang kini dievakuasi dari Intan Jaya menuju Timika untuk mendapatkan perawatan itensif.
Kapolres Intan Jaya, AKBP Sandi Sultan mengatakan keduanya dievakuasi menggunakan 2 Helly Belt TNI AD, Senin (8/11/2021).
“Mereka sudah mendapatkan perawatan setelah dievakuasi kemarin,” ucapnya, dalam rilis yang diterima, Selasa (9/11/2021) pagi.
Baca juga: Tumpas KKB, Jenderal Andika Perkasa Disarankan Gunakan Drone, Bukan Tambah Prajurit
Baca juga: Kronologi Kontak Tembak Petugas dengan KKB yang Tewaskan Buronan Apolo Belau alias Oceh Belau
Sebelum dievakuasi keduanya telah mendapatkan perawatan selama dua hari di Puskesmas Bilogai.
“Keduanya mengalami luka terkena rekloset saat kontak tembak di Bilogai,” jelasnya.
Selama proses evakuasi berjalan lancer tanpa ada gangguan.
Dimana lanjut Sultan, 1 Helly Belt mengangkat korban dan 1 Helly Belt melaksanakan pengamanan dari udara untuk mengantisipasi apabila ada gangguan dari KKB.
Baca juga: KKB Bergerak ke Arah Klinik Warga sebelum Baku Tembak, TNI sempat Kesulitan Ambil Tindakan Tegas
Diketahui pada Jumat 5 November 2021 telah terjadi kontak tembak antara Personil gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di beberapa lokasi di Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya.
Dalam aksi tersebut satu anggota KKB meninggal dunia.
Sementara Sertu Dedi Hari Sanjaya dan Praka Tri Joko Prabowo terkena rekloset saat ditembaki KKB ketika melintas ditanjakan naik Polsek Sugapa melewati Perumahan Satpol PP, Pukul 15.45 WIT.
(Tribun-Papua.com)
Berita KKB Papua lainnya