Breaking News:

Meriam Kaleng

Kapolresta Jayapura Kota Ancam Warga yang Bunyikan Meriam Kaleng

Apabila ada masyarakat merasa terganggu, maka pihak kepolisian mau tidak mau merespon dan membubarkan, maupun menangkap

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
TINDAK TEGAS - Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Gustav R Urbinas, mengimbau agar masyarakat Kota Jayapura, tidak membunyikan meriam kaleng, Selasa (23/11/2021).  

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Perhatian bagi warga dan anak-anak di Kota Jayapura Provinsi Papua yang selama ini gemar membunyikan meriam kaleng. Pasalnya, jajaran kepolisian bakal menindak tegas siapapun yang membunyikan meriam dari kaleng itu.

Baca juga: Papua Jadi Pilihan Kunjungan Pertama KASAD Jenderal Dudung Abdurachman: Melihat Daerah Operasi

Seperti biasa, setiap menjelang masuk bulan Desember, kebanyakan warga khususnya anak-anak di Kota Jayapura Provinsi Papua ramai-ramai membunyikan meriam yang terbuat dari kaleng. Tak heran jika suara menggelegar saling bersahut-sahutan.

Janji akan menindak tegas itu disampaikan Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Gustav R Urbinas. Dia meminta kepada masyarakat tidak membunyikan meriam kalengan. 

Baca juga: Sebut KKB Perlu Dirangkul, KSAD Jenderal Dudung: Jangan Sedikit Pun Berpikir untuk Membunuh

Menurut Gustav, hal itu telah melanggar aturan yang menganggu ketertiban umum, dan meresahkan warga.

"Apabila ada masyarakat merasa terganggu, maka pihak kepolisian mau tidak mau merespon dan membubarkan, maupun menangkap," tegas Gustav, Selasa (23/11/2021). 

Secara umum bunyi-bunyian yang mengganggu dan meresahkan orang lain, dikatakannya melanggar aturan Hukum yang sudah tercantum di Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). 

Baca juga: Polsek Sentani Timur Amankan 23 Motor saat Operasi Zebra Cartenz 2021

Gustav menegaskan dalam waktu dekat Pemerintah Kota Jayapura akan menyiapkan instruksi untuk segera dikeluarkan larangan bunyi-bunyian meriam kaleng.

Sebab dikatakannya, masyarakat akan memasuki Desember, bulan penuh kasih untuk lebih banyak kita ibadah. 

Ia pun menghimbau kepada lapisan masyarakat, khususnya anak muda untuk membantu menjaga ketertiban. 

Serta tidak mengganggu ketentraman orang lain dengan membunyikan meriam kaleng

Skeadar diketahui, saat ini memang aksi membunyikan meriam kaleng, tengah marak terjadi di Kota Jayapura menjelang akhir tahun. (*) 

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved