KKB Papua
OPM Ancam Tembak Pesawat Pengangkut TNI-Polri di Yahukimo Papua
Organisasi Papua Merdeka dengan tegas akan menembaki pesawat pengangkut pasukan TNI-Polri.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Organisasi Papua Merdeka dengan tegas akan menembaki pesawat pengangkut pasukan TNI-Polri.
Hal itu diungkapkan Panglima Tentara OPM wilayah Yahukimo Elkius Kobak melalui Juru Bicaranya, Sebby Sambom.
Ia pun meminta masyarakat untuk tidak menumpang pesawat yang ditumpangi aparat gabungan.
“Berhenti pesawat yang ditumpangi anggot TNI/Polri, karena saya dan pasukan akan tembak, jadi masyarakat jangan ikut,” ujarnya.
Baca juga: 400 Pasukan Setan Milik TNI AD, Siap Bantai OPM di Papua
Disamping itu dalam pernyataan sikap dari Panglima Tentara OPM meminta agara pemerintah tidak mengijinkan adanya pembangunan markas TNI-Polri.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Yahukimo dalam hal ini Bupati, Wakil Bupati, dan SKDA berhenti memberikan ijin pembangunan Mako Brimob di Yahukimo serta Koramil di Suru-suru.
Ia pun menegaskan agar masyarakat non papua segera tinggalkan Yahukimo karena Yahukimo termasuk dalam perhitungan 34 Komnas TPNPB-OPM, maka perang jelas tidak akan berhenti.
Diketahui Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengeluarkan ultimatum pasca-penyerangan Pos TNI yang menyebabkan gugurnya Sertu Ari Baskoro di Distrik Suru-suru, Kabupaten Yahukimo, Papua pada Sabtu (20/11/2021).
Baca juga: Presiden Jokowi Murka terhadap OPM: Sikat Kelompok Ini, Mereka Tidak Punya Tempat di Republik Ini
Ada lima poin dalam ultimatum yang dimaksud Elkius Kobak, berikut:
Pemerintah Daerah Kabupaten Yahukimo dalam hal ini Bupati, Wakil Bupati, dan SKDA berhenti memberikan ijin pembangunan Mako Brimob di Yahukimo serta Koramil di Suru-suru.
Berhenti Kepala Suku serta Intelektual yang terus menjadi Penghianat.
Masyarakat non Papua segera tinggalkan Yahukimo karena Yahukimo termasuk dalam perhitungan 34 Komnas TPNPB-OPM, maka perang jelas tidak akan berhenti.
Berhenti pesawat yang ditumpangi anggot TNI/Polri, karena saya dan pasukan akan tembak, jadi masyarakat jangan ikut.
Kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyerang markas Komando Rayon Militer (Koramil) Suru-suru, Kabupaten Yahukimo, Papua pada Sabtu (20/11/2021) pagi.
Baca juga: Berikut Alasan Papua Ingin Memisahkan Diri dari Indonesia dan Menjadi Sebuah Negara
Seorang prajurit TNI Sertu Ari baskoro gugur dalam peristiwa itu, dan serang rekannya terluka.
Dandim 1715 Yahukimo Letkol Inf Christian Irreuw menyatakan, pelaku penyerangan ialah KKB pimpinan Tendius Gwijangge.
Baca juga: OPM Bertanggungjawab Atas Penembakan Anggota TNI di Yahukimo Papua
Sementara itu, Danrem 172 Praja Wira Yakti Brigjen TNI Izak Pangemanan memerintahkan anggotanya di Yahukimo untuk tetap siaga mengantisipasi serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Pihaknya akan mengambil langkah penebalan pasukan di daerah itu, pascaserangan KKB yang menewaskan Sertu Ari Baskoro di Distrik Suru-suru, pekan lalu.
"Kita perkuat pasukan di sana, dimana ada terjadi aksi tersebut kita sudah siap hadapi mereka," kata Danrem dihubungi Tribun-Papua.com, Selasa (23/11/2021). (*)