Breaking News:

Nasional

Putusan Uji Formil, MK Tetapkan UU Cipta Kerja Masih Berlaku Secara Konstitusional

Mahkamah Konstitusi (MK) melalui putusan uji formil, menetapkan UU Nomor 11 Tahun 2021 tentang Cipta Kerja, masih terus berlaku secara konstitusional.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
TANGKAPAN LAYAR - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, dalam konferensi pers virtual, mengatakan UU Nomor 11 Tahun 2021 tentang Cipta Kerja, masih berlaku secara konstitusional, Kamis (25/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Mahkamah Konstitusi (MK) melalui putusan uji formil, menetapkan UU Nomor 11 Tahun 2021 tentang Cipta Kerja, masih terus berlaku secara konstitusional.

Hal itu dibacakan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, dalam konferensi pers virtual, yang diikuti Tribun-Papua.com Kamis (25/11/2021).

"Pertama setelah mengikuti sidang MK, Pemerintah menghormati dan mematuhi putusan MK, serta akan melaksanakan UU nomor 11 tahun 2021 tentang Cipta Kerja, dengan sebaik-baiknya," kata Airlangga.

Baca juga: Satu Tahun UU Cipta Kerja, Greenpeace Beri Tanda Peringatan

Dalam penyampaiannya, Airlangga menegaskan, hal itu dilakukan sesuai putusan MK yang berlaku.

Pada poin kedua, ia menyampaikan terkait putusan MK, perihal menetapkan UU Cipta Kerja masih berlaku secara konstitusional sampai diperlukan perbaikannya, sesuai tenggang waktu yang ditetapkan oleh MK.

"Yaitu harus dilakukan perbaikan, paling lama 2 tahun setelah putusan dibacakan," sambung Airlangga.

Dalam keterangannya dalam konferensi pers, Airlangga juga menyebutkan pada poin ketiga putusan MK menyatakan, agar Pemerintah tidak menerbitkan peraturan baru yang bersifat strategis.

Hingga dilakukan perbaikan atas pembentukan Undang-Undang Cipta Kerja.

Dengan demikian, dikatakannya peraturan perundang-undangan yang diperlukan, untuk melaksanakan UU Cipta Kerja tetap berlaku.

Selanjutnya dikatakan Airlangga, Pemerintah, tetap menindaklanjuti putusan MK.

Baca juga: Soroti Sikap Jokowi Hindari Pendemo UU Cipta Kerja, Mardani: Tak Ingin Kebisingan, Ingin Efisiensi

Dalam hal ini, tindak lanjut yang dimaksud yakni, melalui penyiapan perbaikan UU dan melaksanakan dengan sebaiknya, sebagaimana dimaksud dalam putusan MK tersebut.

Sebelumnya diketahui, Kamis (25/11/2021) ini, MK menggelar 12 sidang putusan uji materi dan formil UU Cipta Kerja, yang dimulai pukul 12.00 WIT.

Adapun perkara yang disidangkan, salah satunya yakni perkara nomor 87/PUU-XVIII/2020 yang diajukan oleh Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa.

Dalam hal ini diwakili, Ketua Umum Deni Sunarya dan Sekretaris Umum Muhammad Hafidz. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved