Breaking News:

KKB Papua

Proses Hukum Demius Magayang Diharap Dilakukan Secara Terbuka

Peneliti Pokja Papua BRIN Cahyo Pamungkas berharap proses hukum yang diduga dilakukan KKB Demius Magayang secara terbuka dan adil.

Editor: Roy Ratumakin
Satgas Nemangkawi for Tribun-Papua.com
KKB Yahukimo, Demius Magayang. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Peneliti Kelompok Kerja (Pokja) Papua Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Cahyo Pamungkas berharap proses hukum sejumlah kasus yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Demius Magayang berjalan secara terbuka dan adil.

Alumni Unhan Asal Papua, Habelino Sawaki Minta Panglima TNI Tempatkan Perwira yang Peka Soal Papua

“Penting juga bagi aparat penegak hukum untuk membuka siapa Demius Magayang ini. Dia itu masuk dalam kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang mana? Apakah bagian dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) pimpinan Goliath Tabuni atau yang mana? Karena sampai saat ini belum ada pernyataan apa pun dari OPM,” kata Cahyo dikutip Tribun-Papua.com dari laman Kompas.id Minggu (28/11/2021).

Baca juga: Demius Magayang Pembunuh Henry Jovinski Bakal Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Dikatakan, hal itu penting dilakukan untuk mengobati luka dan mengembalikan kepercayaan masyarakat Papua.

Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan diminta untuk mengevaluasi secara menyeluruh operasi penegakan hukum di Papua.

Menurut Cahyo, langkah selanjutnya yang seharusnya dilakukan aparat Satuan Tugas Penegakan Hukum Nemangkawi setelah menangkap Demius Magayang, Sabtu (27/11/2021), adalah memproses hukum secara terbuka.

Dugaan bahwa Demius alias Temius Magayang terlibat dalam sejumlah kasus antara lain pembunuhan pegawai KPUD Yahukimo Henry Jovinski, pembunuhan warga sipil bernama Muhammad Toyib, dan pembunuhan dua anggota TNI AD di Bandara Nop Goliat, Deikai, harus dibuktikan.

“Penegakan hukum juga harus menerapkan prinsip asas praduga tak bersalah,” ujarnya.

Diketahui, Demius Magayang ditangkap Satgas Nemangkawi dan Polres Yahukimo di Distrik Deikai yang merupakan ibu kota Kabupaten Yahukimo.

Baca juga: Kejati dan Polda Papua Diminta Usut Penggunaan Dana Otsus Tahap Pertama

Demius ditangkap pukul 11.40 WIT saat berkendara melintasi Jalan Gunung, Deikai.

Berdasarkan pernyataan dari Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Ahmad Mustofa Kamal, Demius Magayang merupakan Komandan Operasi KKB Kodap XVI Wilayah Yahukimo.

Dia masuk dalam daftar pencarian orang dalam sejumlah kasus pembunuhan di Distrik Deikai, (Kompas, 28/11/2021).

Baca juga: Ini Profil dan Daftar Keji KKB Temius Magayang yang Dibekuk Satgas Nemangkawi

Cahyo juga mengatakan, dalam proses hukum dugaan kejahatan yang dilakukan Demius Magayang, tersangka harus didampingi oleh penasihat hukum.

Tersangka harus diperlakukan adil, sama seperti pelaku kriminal lainnya. Perbuatan yang dilakukan oleh Demius harus diadili secara terbuka di pengadilan.

Proses hukum ini juga penting dilakukan untuk membuktikan bahwa operasi yang dilakukan di Papua benar adalah operasi penegakan hukum, bukan operasi militer.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved