Breaking News:

Info Mimika

BPJS Ketenagakerjaan Minta Pengusaha di Mimika Lindungi Karyawan dengan Jamsostek

Jadi 17 perusahan ini dirangkul dari Januari hingga Desember 2021.Dari 17 perusahan ini terdapat 14.600 OAP yang terlindungi Jamsostek

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
FOTO BERSAMA - Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mimika, Verry Boekan saat foto bersama dengan tamu undangan, Selasa (7/12/2021). 

Laporan wartawan Tribun-Papau.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Badan Penyelenggaraan Jaminan Ssial (BPJS) Ketenagakerjaan meminta para pengusaha di Kabupaten Mimika Provinsi Papua agar melindungi karyawannya dengan Jamsostek.

Meski Prajuritnya Gugur Ditembak KKB Papua, Brigjen Izak Perintahkan TNI Tidak Membunuh

Panglima TNI Rubah Penanganan KKB Papua, Brigjen Izak: Jelas, Tak Ada Gunanya Saling Bunuh

Hal ini disampaikan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mimika, Verry Boekan pada giat Platinum Gathering dan Penghargaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kabupaten Mimika Tanun 2021 di Hotel Horizon Dinana, Timika, Selasa (7/12/2021).

Hal ini dilakukan untuk menjamin nasib para pekerja ketika mengalami musibah dan nantinya bisa mendapatkan keringanan.

Pemkab Mimika Terpaksa Tunda Penetapan UMK, Kadisnaker: Pengurus Apindo Kosong

Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan memberikan penghargaan kepada pimpinan perusahan karena telah peduli dengan kesejahteraan perkerjanya.

Sejauh ini ada17 perusahan di Mimika yang sudah memberikan tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bentuk perlindungan jaminan sosial kepada tenaga kerja khususnya Orang Asli Papua (OAP).

KSAD dan Mahfud Bahas Pendekatan Penanganan Konflik Papua, Ini Pembahasan Terbarunya

"Jadi 17 perusahan ini dirangkul dari Januari hingga Desember 2021. Dari 17 perusahan ini terdapat 14.600 OAP yang terlindungi dalam program Jamsostek," ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mimika, Verry Boekan kepada Tribun-Papua.com.

Ia mengatakan, angka ini dinilai masih sedikit dibandingkan dengan angka pekerja secara keseluruhan, sesuai data Pusat Statistik tahun 2019 sekitar 33 ribu OAP.

Baca juga: Pihak Perusahaan Bantah Pelaku Pembakaran di Maybrat adalah Eks Karyawan

"Kami sangat yakin dan percaya bahwa melalui cara ini kita akan mendorong bapak ibu pemilik perusahan yang belum menyalurkan CSR nya untuk memberikan Jamsostek kepada pekerja rentang masyarakat OAP. Ini penting karena saat bekerja dan mengalami risiko sudah ada jaminannya," katanya.

Lanjutnya, dari 14.600 orang terlindungi Jamsostek ada 7 OAP telah meninggal dunia karena sakit.

Baca juga: Yevhen Bokhashvili Cetak Gol untuk Persipura Jayapura, Bobol Gawang PSS Sleman di Menit Akhir

"Mereka adalah karyawan dari PT Puncak Jaya Power, PT Expolorasi Nusa Jaya, PT Mimika Makmur Jaya Sentosa dan sudah mendapat santuan Rp 42 juta," ujarnya.

Ia menambahkan, manfaat BPJS Ketenagakerjaan ini sangat banyak. Dimana bagi peserta yang ikut hanya membayar Rp16.800 setiap bulannya," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved