Breaking News:

Nasional

Viralnya Sikap Olvah Alhamid ke Etnis Tionghoa, Tindakan Rasisme yang Berulang

Tentu saja rasisme Olvah tak bisa dibenarkan. Tapi, lagi-lagi, rasisme memang seperti itu. Ia adalah lingkaran setan yang tak akan ada habisnya.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Mantan finalis Puteri Indonesia, Olvah Hamid dikritik karena sikap rasisnya terhadap sejumlah warga negara China di Bandara Soekarno-Hatta 

TRIBUN-PAPUA.COM - Olvah Hamid Mantan finalis Puteri Indonesia dikritik karena sikap rasisnya terhadap sejumlah warga negara Tionghoa atau China di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Dalam klarifikasinya Olvah mengakui dendam terpendam karena pernah diperlakukan rasis juga oleh etnis China. Rasisme melahirkan rasisme.

Kritik terhadap Olvah dipicu oleh sebuah video yang ia unggah di Instagram Storynya.

Dalam video itu Olvah mengatakan tengah berada di Bandara Soekarno Hatta.

Baca juga: VIRAL Video Rasis Olvah Alhamid Terhadap Etnis Tionghoa, Ini Klarifikasi Finalis Puteri Indonesia

Di sekeliling Olvah saat itu terdapat sejumlah orang diduga warga negara China yang juga baru turun dari pesawat.

"Ini orang-orang ini nih orang-orang China semua. Mereka takut, lho. Takut sama kita. Padahal mereka yang bawa penyakit ke Indonesia. Hey China-China. Hey, ho.. ha.. ho."

Olvah panen kritik. Bukan hanya sikapnya yang memang pada dasarnya salah tapi juga karena persona Olvah yang selama ini kerap bersuara antirasisme.

PUBLIK FIGUR PAPUA - Sosok Olvah Alhamid, yang mendapat sorotan usai melontarkan kata-kata yang dinilai sebagian pihak, termasuk kategori rasisme, Rabu (8/12/2021).
PUBLIK FIGUR PAPUA - Sosok Olvah Alhamid, yang mendapat sorotan usai melontarkan kata-kata yang dinilai sebagian pihak, termasuk kategori rasisme, Rabu (8/12/2021). (Tribun Jateng)

Lingkaran setan rasisme

Yang Olvah lakukan bukan perkara kecil. Tapi ia adalah bagian kecil dari lingkaran setan rasisme.

Sosiolog Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Achmad Siswanto menjelaskan ada konteks historis yang harus dilihat dalam lahir dan bertumbuhnya rasisme di Indonesia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved