Sabtu, 11 April 2026

Kesehatan

Beberapa Komplikasi Keguguran Ketika Hamil Muda, Salah Satunya Terjadi Infeksi

Keguguran merupakan suatu resiko yang bisa terjadi dalam setiap kehamilan.Kondisi ini bisa dicegah dengan mendeteksi tanda-tanda keguguran.

Editor: Maickel Karundeng
Pixabay.com
ilustrasi ibu yang mengalami infeksi saat kehamilan 

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA- Keguguran merupakan suatu resiko yang bisa terjadi dalam setiap kehamilan.

Kondisi ini bisa dicegah dengan mendeteksi tanda-tanda keguguran.

Dengan mendeteksi gejala keguguran sedini mungkin, ibu hamil bisa mendapatkan penanganan dan resiko kematian pada janin dapat dtekan.

Baca juga: Film Si Tikam Polisi Noken Bakal Tayang Perdana Serentak di Bioskop

Gejala yang bisa dideteksi saat mengalami keguguran adalah keluar flek hingga mengalami pendarahan.

Flek yang terjadi sama dengan flek saat menstruasi.

Definisi dari flek adalah keluarnya darah minimal yang berwarna coklat atau merah.

Baca juga: Begini Cara Menentukan Infeksi Omicron Menurut Kemenkes

Ketika mengalami pendarahan akan keluar jaringan atau hasil konsepsi.

Pendarahan atau keluarnya jaringan disertai dengan rasa mulas.

Kram pada perut bagian bawah dan dirasa kram seperti kontraksi biasa sampai ibu hamil mengalami kesakitan.

Selain itu, ketika sudah mulai terjadi infeksi, maka akan muncul demam tinggi.

Komplikasi keguguran saat hamil muda antaralain:

- Resiko pendarahan

Saat terjadi pendarahan, maka pasien bisa mengalami anemia.

Baca juga: Polres Keerom Gelar Vaksinasi Perdana Pada Anak Usia 6-11 Tahun

Pasien yang mengalami anemia pasti pasien akan merasa lemas, tidak betenaga, mudah lelah, dan sering timbul infeksi.

Terjadinya infeksi

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved