Selasa, 14 April 2026

Papua Terkini

Soal Pemekaran,Pemuda Adat Saireri Minta Pemerintah Proteksi Hak-Hak Dasar Warga Papua

Pemuda Adat Saireri meminta pemerintah pusat memproteksi hak-hak dasar dari masyarakat Papua terkait rencana pemekaran provinsi setempat

Editor: Maickel Karundeng
(Google Maps)
Peta Papua dan Papua Barat 

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Pemuda Adat Saireri meminta pemerintah pusat memproteksi hak-hak dasar dari masyarakat Papua terkait rencana pemekaran provinsi setempat

Terkait agenda pemekaran Papua yang bakal dilakukan oleh pemerintah pusat, perlu memproteksi hak-hak dasar dari warga setempat.

Baca juga: Prakiraan Cuaca 22 Wilayah di Papua Besok, Selasa 8 Februari 2022: Nabire Hujan Petir di Malam Hari

"Artinya jika sudah diberi ruang untuk pemerkaran wilayah, maka masyarakat harus bisa membangun diri sendiri dengan berbagai potensi yang ada seperti ekonomi, parawisata, dan investasi,"kata Ketua Pemuda Adat Wilayah II Saireri, Kabupaten Nabire, Ali Kabiay kepada Tribun-Papua.com,Senin (7/2/2022).

"Ini harus benar-benar dilakukan oleh orang asli Papua,"ujarnya lagi.

Baca juga: Polisi : Fakta ET Banyak Berhubungan Erat Dengan KKB Intan Jaya

Menurut dia, dengan adanya daerah otonom baru (DOB) warga Papua perlu berkompetisi secara sehat.

Namun, lanjut dia, pemerintah pusat harus lebih melihat kultur dan budaya di Papua.

"Sebagai generasi muda di Papua, pastinya kami mendukung percepatan di wilayah Papua melalui pemekaran wilayah jadi beberapa provinsi,"katanya.

Baca juga: Ingin Lestarikan Budaya, IKKB Libatkan 15 Siswa Dalam Adat Peminangan

Tetapi, kata dia, harus dilakukan berdasarkan kultur dan budaya adat misalnya Nabire memiliki kultur adat Saireri, malah dimasukan ke wilayah adat Meepago.

Dia mengatakan, sebenarnya Nabire itu tak memiliki budaya Meepago.

"Kami tidak menggunakan budaya Koteka, tetapi Cidako, lalu alat transportasi seperti perahu, kami juga gunakan dua semang, berbeda dengan di danau paniai yang tidak menggunakan semang," ujarnya.

Baca juga: Kunci (Chord) Gitar dan Lirik Lagu Dan - Sheila On 7: Lupakanlah Saja Diriku

Ali menyebut sebanarnya Nabire bukan di Papua Tengah, tetapi masuk Provinsi Papua karena berada di wilayah adat Saireri.

Ali menyarankan baiknya Pemerintah pusat perlu melihat hal-hal ini.

"Kami sebagai pemuda adat di Nabire berharap pemekaran wilayah harus melihat lebih kepada kultur dan budaya," kata Ali.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved