Sabtu, 16 Mei 2026

Kesehatan

Ahli Sebut Mandi Air Dingin Bermanfaat untuk Turunkan Kolesterol

Mandi air dingin dikaitkan dengan kesehatan jantung dan menurunnya kadar kolesterol.

Tayang:
Editor: Maickel Karundeng
Pexels
ilustrasi manfaat mandi untuk kesehatan 

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Mandi air dingin dikaitkan dengan kesehatan jantung dan menurunnya kadar kolesterol.

Ketika molekul kolesterol menempel pada dinding arteri, mereka berkontribusi pada pembentukan plak yang menyebabkan saluran menyempit dari waktu ke waktu.

Hal ini sangat merugikan karena menghambat darah yang kaya nutrisi untuk mencapai organ yang membutuhkan.

Pada tahap ini, langkah-langkah ketat dalam bentuk diet dan olahraga diperlukan untuk membalikkan kerusakan, dilansir TribunHealth.com dari Express.co.uk, Sabtu (5/2/2022).

Baca juga: Prakiraan Cuaca 22 Wilayah di Papua Besok, Selasa 8 Februari 2022: Nabire Hujan Petir di Malam Hari

Bukti ilmiah menunjukkan bahwa mandi air dingin di pagi hari merangsang rasa kewaspadaan yang lebih tinggi, dan mendorong orang untuk menarik napas lebih dalam, sehingga menurunkan kadar CO2 dalam tubuh.

Menurut Apoteker Hussain Abdeh, dari MedicineDirect, mandi air dingin juga bisa membantu melindungi jantung.

“Mandi air dingin berfungsi untuk meningkatkan sirkulasi dengan mengoptimalkan aliran darah,"katanya.

“Akibatnya, Anda mungkin mengalami tekanan darah rendah dan juga dapat membersihkan arteri yang tersumbat."

“Ini bekerja dengan air dingin mendorong darah mengelilingi organ, yang membantu melawan masalah jantung."

Baca juga: Ingin Lestarikan Budaya, IKKB Libatkan 15 Siswa Dalam Adat Peminangan

"Air dingin yang mengenai kulit juga membuat darah terpompa secara efisien, yang berarti memompa ke seluruh tubuh lebih cepat, membantu membuka penyumbatan arteri saat berjalan,"ujarnya.

Terlebih lagi, mandi air dingin dapat membantu mengurangi kadar lemak berbahaya dalam tubuh.

Dinginnya air memaksa tubuh menggunakan lemak untuk menciptakan kehangatan.

Dua bentuk lemak yang ditemukan dalam tubuh berwarna putih dan coklat, keduanya memberikan manfaat dan risiko yang berbeda.

Baca juga: Kunci (Chord) Gitar dan Lirik Lagu Dan - Sheila On 7: Lupakanlah Saja Diriku

Monika Wassermann, MD, dari Olio Lusso, menjelaskan Lemak coklat biasanya dianggap sebagai lemak makanan yang ada secara alami di dalam tubuh dan digunakan dalam penyediaan panas saat terkena suhu dingin.

"Lemak putih, sebaliknya adalah produk sampingan dari makan terlalu banyak kalori dan lemak, yang merupakan faktor umum untuk kolesterol tinggi,"katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved