Senin, 11 Mei 2026

Covid 19

Tak Sama seperti Covid-19, Berikut Ini 6 Gejala Varian Omicron pada Kulit

Infeksi omicron tampaknya menunjukkan gejala yang lebih ringan dibandingkan dengan jenis virus sebelumnya.

Tayang:
Editor: Maickel Karundeng
Tribun-Papua.com/Kompas.com
Ilustrasi: Virus Omicron varian baru dari Covid-19. 

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Infeksi omicron tampaknya menunjukkan gejala yang lebih ringan dibandingkan dengan jenis virus sebelumnya.

Bahkan, banyak dari mereka yang terinfeksi tidak akan menunjukkan gejala sama sekali, sebagaimana dilansir TribunHealth.com dari Express.co.uk.

Tetapi banyak orang yang mungkin tidak menyadari bahwa mereka menyebarkan Covid-19 karena mereka gagal menemukan enam tanda virus yang kurang diketahui.

Sebelumnya, gejala virus corona meliputi batuk terus-menerus, kehilangan penciuman atau rasa, atau suhu tinggi.

Baca juga: Utang ke Rentenir Rp 20 Juta Jadi Rp 100 Juta, Pasutri Ajak Anak Curi Motor untuk Melunasinya

Meskipun NHS menyatakan hal tersebut masih merupakan gejala utama Covid, data baru menunjukkan Omircon menghasilkan gejala yang mirip dengan flu biasa, seperti pilek, sakit kepala, atau merasa lelah.

Studi ZOE Covid telah membantu menemukan lebih banyak gejala daripada yang telah diidentifikasi sebelumnya.

Mereka yang positif strain omicron semakin banya yang melaporkan enam kondisi kulit ini.

Jari kaki covid

Meskipun gejala ini tidak terdaftar di situs web NHS, "covid toes" telah menjadi gejala yang diketahui dari virus selama beberapa waktu.

Biasanya gejala ini dilaporkan oleh mereka yang terinfeksi pendahulu omicron, yakni varian alpha.

Baca juga: Kemendikbudristek Apresiasi Medco Papua Group Terima Peserta Program Beasiswa Magang

Jari kaki bisa tampak merah, ungu, meradang atau terkadang dengan ruam.

Kondisi kulit ini bisa terasa perih dan gatal, disertai lepuh dan bengkak.

Bibir pecah-pecah atau sakit

Karena gejala omicron semakin dikaitkan dengan flu, tidak mengherankan jika banyak yang melaporkan bibir pecah-pecah atau sakit.

Kulit kering

Para ahli di CovidSkinSigns mengatakan banyak warga Inggris telah melaporkan kulit kering yang dapat dibandingkan dengan eksim di leher dan dada mereka.

Baca juga: Shin Tae-yong: Kondisi Timnas U-23 Indonesia Jadi yang Terburuk Selama Saya Melatih

Mereka menyatakan: "Ruam ini muncul di leher dan di bagian depan dada di tempat yang terkena sinar matahari."

"Biasanya cukup merah muda dan sangat gatal. Itu bisa muncul kapan saja selama atau setelah infeksi dan biasanya berlangsung lama."

Biang keringat

Satu tanda telah dikaitkan dengan biang keringat.

Ruam ini biasanya mencakup area kecil meskipun dapat muncul di bagian tubuh mana saja.

Baca juga: Jika Tak Ditangani, Stroke Iskemik Bisa Picu Kerusakan Otak Permanen

Biasanya biang keringat ditemukan di tangan, kaki, dan siku.

Ruam ini terlihat bergelombang dan terasa gatal, serta bisa berlangsung selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu.

Ruam gatal-gatal

Tanda lain tampaknya adalah jenis ruam yang muncul sebagai tonjolan di kulit.

Ini telah dibandingkan dengan ruam gatal-gatal.

Ruam Chilblain style

Satu gejala telah dibandingkan dengan chilblains.

Baca juga: Batal Ikut Piala AFF U23, Kondisi Kesehatan Shin Tae-yong Sedang Tak Baik

Ruam ini menghasilkan bercak-bercak nyeri berwarna ungu atau merah yang dapat menonjol pada kulit.

Seringkali orang yang lebih muda melaporkan gejala ini.

Kondisi kulit ini tidak dianggap gatal. (Sumber : TribunHealth.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved