Sabtu, 25 April 2026

Covid 19

Pasien COVID-19 yang Belum Isoman, Dapat Hubungi Nomor Ini 081110500567

Pemerintah menyediakan Hotline yang dapat dihubungi masyarakat manakala terkonfirmasi positif namun belum mendapatkan layanan telemedisin

Editor: Maickel Karundeng
dok-kemenkes
OMICRON - varian baru virus covid-19 

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA- Pemerintah menyediakan Hotline yang dapat dihubungi masyarakat manakala terkonfirmasi positif namun belum mendapatkan layanan telemedisin gratis dari Kementerian Kesehatan.

Masyarakat dapat menghubungi WA Kemenkes RI di Nomor 081110500567, atau melalui Email sertifikat@pedulilindungi.id dan Call Center di nomor 119 ext. 9.

Baca juga: Akibatkan Kerugian hingga Rp 31 Miliar, Pemuda Asal Kalsel Diburu Polri, FBI, dan Interpol

Layanan Telemedisin Gratis Kementerian Kesehatan dapat diakses oleh masyarakat yang melakukan tes PCR/Antigen di Laboratorium yang terafiliasi Kementerian Kesehatan, berusia di atas 18 tahun dan berdomisili di wilayah Jabodetabek, Karawang, Bandung, Semarang Raya, Surakarta Raya, Kota Yogyakarta, Surabaya Raya, Malang Raya, Kota Denpasar, dan Nusa Dua.

"Setelah minggu kedua Februari layanan ini diperluas hingga kota-kota besar Jawa-Bali, Kemenkes mulai 19 Februari 2022 juga akan memperluas layanan telemedisin ke kota-kota besar di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi,"kata Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi dikutib dari kemkes.go.id.

Baca juga: Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 22 Februari 2022: Libra Sangat Aktif, Taurus Berfantasi

"Layanan telemedisin terus ditingkatkan dan diperluas untuk membantu agar masyarakat yang isoman dapat memperoleh fasilitas pengobatan yang memadai, sehingga mereka tidak perlu dirawat di rumah sakit,"ujarnya.

Pasien OTG dan gejala ringan yang dilayani fasilitas telemedisin sampai 14 Februari 2022 telah mencapai 158.075 untuk wilayah Jawa dan Bali.

Dari jumlah tersebut, kata dia, 136.028 pasien sudah menerima layanan konsultasi dan menerima resep elektronik.

Baca juga: Petani di Sumsel Tusuk Tetangganya Pakai Tombak hingga Tewas, Pelaku Kesal Diejek Belum Nikah

Setelahnya, 129.100 resep obat telah dikirimkan ke rumah pasien, dan 85 persen di antaranya menerima obat H+1 sejak dipesan.

Bagi pengguna telemedisin yang tidak mendapat WhatsApp dari Kemenkes, bisa mengkonfirmasi ke laman isoman.kemkes.go.id/panduan.

Masyarakat bisa memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) ke dalam laman tersebut lalu melanjutkan ke tahap pengajuan berikutnya.

Baca juga: Viral Video Kursi Trotoar di Nganjuk Diduga Dirusak, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Bagi masyarakat yang sudah berkonsultasi dengan tenaga kesehatan secara online dan melakukan proses penebusan obat gratis dari Kemenkes, tinggal menunggu paket obat datang ke rumah.

"Kita terus meningkatkan layanan telemedisin agar paket obat yang sampai ke pasien lebih cepat lagi,"katanya.

Di sisi lain, kata dia, penanganan COVID-19 yang didominasi varian Omicron terus ditingkatkan pemerintah di tengah lonjakan kasus.

Baca juga: Zulfikri Sebut Kurikulum Merdeka Beri Ruang Bagi Guru dan Siswa

Kebijakan agar pasien COVID-19 bergejala sedang hingga kritis atau yang memiliki komorbid saja dirawat di rumah sakit mampu menekan angka pasien COVID-19 yang dirawat.

Hingga Jumat (18/2/2022) pukul 18:00 WIB, pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit berada di posisi 37 persen dari total kapasitas tempat tidur isolasi dan ICU COVID-19 nasional. Angka ini naik 1 persen dari kemarin (17/2/2022) sebesar 36 persen.

Baca juga: Sopir Taksi Online Jadi Korban Begal, Korban Dibuang setelah Dilukai hingga Ditolong Driver Ojol

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved