Kesehatan
Infeksi Kandung Kemih Mulai Dari Ginjal Sampai Uretra
Infeksi kandung kemih lebih berdampak pada wanita jika dibandingkan dengan pria/laki-laki.
Jika infeksinya hanya ringan, diobati dengan antibiotik beberapa hari secara tuntas maka bisa sembuh.
Baca juga: Terbukti Tidak Ada Unsur Kesengajaan, Sopir Vanessa Angel Tubagus Joddy Dituntut 7 Tahun Penjara
Tetapi jika minum obat yang disarankan oleh dokter dan air putih tidak teratur akan menyebabkan infeksi berulang atau menetap dan kronis.
Infeksi saluran kemih yang kronis efeknya infeksi akan menjadi lebih parah, bisa masuk ke ginjal, bahkan bisa menyebabkan kerusakan pada ginjal.
Baca juga: Masih Harus Jalani Isoman, Walkot Solo Gibran Rakabuming Masih Positif Covid-19 dan akan PCR Lagi
Seseorang yang berusia aktif secara reproduksi beresiko mengalami infeksi saluran kemih, karena bakteri tersebut bisa didapatkan dari hubungan seksual.
Perempuan yang berusia lanjut memiliki resiko lebih tinggi mengalami infeksi saluran kemih.
Baca juga: Petani 61 Tahun Ditangkap setelah Kepergok Polisi Bawa Pulang Pohon Jati Tumbang dari Hutan Negara
Karena pada perempuan yang sudah mengalami menopause, kadar esterogen sangat rendah maka saluran kemih menjadi kering dan rapuh sehingga mudah terkena infeksi.
Gejala infeksi saluran kemih yang kerap dirasakan adalah merasa selalu ingin buang air kecil, dan saat buang air kecil terasa panas atau perih pada saluran kencing.
Baca juga: Freeport Pacu Percepatan Pembangunan Smelter di Gresik Jawa Timur
Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV Makassar bersama dengan dr. Melda Tessy, Sp.PD-KGH. Seorang dokter spesialis penyakit dalam, konsultan ginjal hipertensi,Jumat (16/3/2018).
(Sumber : TribunHealth.com)