Pemkab Jayapura

Pemkab Jayapura Komit Dorong Anak-anak Distrik dan Kampung Jadi Promotor Wisata

Bupati Jayapura dalam pelatihan komputer pada program Distrik Membangun Distrik (DMMD) mengaharapkan anak-anak di Distrik Nimboran

Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Putri Nurjannah Kurita
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw saat di wawancara pada peresmian ruangan dan pelatihan komputer Pelatihan Distrik Membangun Distrik (DMD) di Kantor Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura, Selasa (26/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Bupati Jayapura dalam pelatihan komputer pada program Distrik Membangun Distrik (DMD) mengaharapkan anak-anak di Distrik Nimboran sebagai promotor teknologi, Selasa (26/4/2022).

Hal ini disampaikan pada awak media di Genyem Kota, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura pada peresmian ruangan pelatihan internet DMD di Genyem Kota, Distrik Nimboran.

Baca juga: Perayaan Idulfitri 1443 H dengan Aturan Diperlonggar, Rustan Saru: Umat Muslim Harus Syukuri

"Tidak boleh lembaga atau siapapun berhubungan dengan data tetapi dari distrik yang mempunyai akses pada data tersebut,"kata Bupati Jayapura Mathius Awoitauw.

Menurutnya, anak-anak di distrik dan kampung akan di kembangkan kemampuannya untuk menjadi promotor dalam meningkatkan potensi wisata.

Baca juga: Laporan Dugaan Kejahatan Hutan, DPRD Kabupaten Jayapura Dukung Koalisi Lembah Grime-Nawa

"Jadi lebih banyak anak yang menguasai teknologi kampung itu akan hidup, ditambah upaya pemberdayaan dari pemerintah dan gereja, adat, apalagi kampung adat itu luarbiasa jika bisa diolah,"ujarnya.

Lanjut dia, setiap kampung memiliki keunikan dan nilai budayanya masing-masing dan menjadi berita menarik untuk dicari dan di kunjungi.

Baca juga: Sambut HUT, Taspen Jayapura Bagi 100 Paket Sembako Gratis Kepada ASN, Pensiunan dan Masyarakat

Sebelumnya, Kabupaten Jayapura sudah punya aplikasi yaitu Sio Papua dan Sistem Informasi Foi (Simfoi) yaitu aplikasi informasi satu data, nantinya akan terintegrasi dengan program DMMD.

"Harapannya DMMD ini dapat menjadikan kampung cerdas,"katanya.

Baca juga: Setelah Idulfitri 1443 H, Pemkot Jayapura Izinkan Perayaan Halal Bihalal dengan Prokes Ketat

Sementara itu, dari 13 distrik hanya 10 distrik yang sudah ada master plan untuk diperbaharui dan di pertajam, diperkirakan pada Juni sudah selesai.

"Pelatihan juga ada kolaborasi dari Bappenas dan Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan Kemitraan Pemerintah Australia-Indonesia (KOMPAK), ini akan jadi pilot project di Papua dan juga internasional," ujarnya.

Baca juga: Manokwari Jadi Tuan Rumah W20, Rosaline Rumaseuw: Momen Bersejarah untuk Papua Barat

Ia menambahkan, kedepannya mempunyai mimpi yaitu distrik dapat mengelola barang dan jasa. Sebab itu, sumber daya manusia harus disiapkan dengan baik.

Kemudian untuk pelimpahan kewenangan dengan sumber daya manusia, uang, dan fasilitas, dari kantor Bupati Jayapura memaksimalkan untuk setiap organisasi perangkat daerah ada 20 orang untuk di tempatkan di distrik. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved