Rabu, 13 Mei 2026

Info BMKG

Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Jayapura Papua: Cek Sumber Getaran

Gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (14/5/2022). Gempa bumi tektonik itu bermagnitudo M 5,3.

Tayang:
BNPB
Ilustrasi gempa di Papua - BMKG mencatat adanya gempa yang mengguncang Mamberamo Tengah, Papua pada Rabu (23/10/2019) pukul 02.24 WIB. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (14/5/2022).

Gempa bumi tektonik itu bermagnitudo M 5,3, itu terjadi sekira pukul 09.25 WIT.

Analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 5,2.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno mengatakan, episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,13° LS ; 139,80° BT.

Baca juga: Gempa Tektonik Magnitudo 5,1 Guncang Manokwari Papua Barat

Lokasi tepatnya berada di darat wilayah Jayapura, Papua pada kedalaman 63 kilometer.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas Sesar Anjak Mamberamo (Mamberamo Fold and Thrust Belt),” jelasnya.

Bambang menjelaskan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.

Selanjutnya, hasil pemodelan BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Akan tetapi, dampak getaran akibat guncangan gempa bumi ini dirasakan di sejumlah daerah dengan intensitas yang bervariasi.

Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Jayapura dengan skala intensitas III - IV MMI, di mana getarannya dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan akan truk berlalu.

Selain itu, getaran akibat guncangan gempa bumi juga dirasakan di Keerom dengan skala intensitas III MMI.

Baca juga: Papua, Sehari 2 Kali Diguncang Gempa Bumi, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Skala intensitas III MMI ini getarannya dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan akan truk berlalu.

Daerah Sentani merasakan getaran akibat guncangan gempa bumi dengan skala intensitas II MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang, dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Hasil monitoring BMKG hingga pukul 10.10 WIB, Sabtu (14/5/2022) belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.

Dengan kondisi ini, masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca juga: Gempa Bumi Tektonik Magnitudo 4,9 Mengguncang Jayawijaya Papua

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved