Pemkab Jayapura
Dari Jualan Bakso Hingga Jadi Wakil Bupati Jayapura
Lelaki itu awalnya pedagang kaki lima yang saban hari mendagangkan bakso di Sentani, Kabupaten Jayapura, namun terpilih menjadi wakil bupati
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Maickel Karundeng
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Lelaki itu awalnya pedagang kaki lima yang saban hari mendagangkan bakso di Sentani, Kabupaten Jayapura, namun terpilih menjadi wakil bupati.
Nasib seseorang tak diketahui kedepannya seperti apa, menjadi rahasia sang pemilik hidup. Seperti yang dialami Giri Wijayantoro.
Baca juga: Legislatif Nilai Pemerintah Pusat Terkesan Paksakan Pemekaran DOB di Papua
Dia berjuang memperhankan hidup keluarganya dengan menjual bakso. Suka, duka dan kerasnya hidup pernah dialaminya sebelum duduk dikursi Wakil Bupati Jayapura.
Demi menafkahi keluarga, lelaki kelahiran 15 November 1965 itu melakoni pekerjaan menjual bakso sejak 1989 hingga 1995 silam.
Baca juga: Majelis Rakyat Papua Siap Kawal Aspirasi Penolakan DOB dan Otsus Sampai ke Presiden Jokowi
Berdagang bakso menjadi pilihannya sejak menyelesaikan pendidikan di bangku Sekolah Menengah Atas.
"Karena hanya lulusan SMA, maka saya mencoba untuk berdagang bakso," kata Giri ketika ditemui Tribun-Papua.com di Sentani, Rabu (18/5/2022).
Baca juga: Begini Perjuangan Basarnas dan Satrol Lantamal Cari ABK KM Juneyao Maru V: Terobos Hutan Bakau
Sejak terjun ke dunia usaha, sama sekali tak terbesit dibenaknya kalau bakal masuk ke dunia politik dan terpilih menjadi wakil bupati di Kabupaten Jayapura.
Meski tak terbayangkan, namun keinginan kuat dan berpikir untuk membangun Kabupaten Jayapura, tempat dimana ia menetap, selalu menghantuinya.
"Saya terus berpikir bagaimana untuk membangun Kabupaten Jayapura tanpa harus berharap pujian atau jabatan,"ujarnya.
Baca juga: Togel Roda Gila Merajalela, Mahasiswa Jayawijaya Minta Pemkab Segera Tertibkan
Ternyata bukan hanya mengganggunya tapi menjadi ideologi tersendiri bagi dia. Ideologi itu memaksanya tergerak untuk mencalonkan diri menjadi wakil bupati Jayapura, bergandengan dengan Mathius Awoitauw sebagai Bupati.
"Ideologi ini yang memacu saya, dan tujuan saya saat itu untuk memajukan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Jayapura, kalau bukan karena ini, ngapain saya mau jadi wakil bupati,"katanya.
Baca juga: Atlet Disabilitas Asal Merauke Papua, Petrus Birif, Anak Asuh Fauzun Nihayah Kini Jadi Miliarder
Meski hanya pedagang kecil yang kebanyakan dipandang sebelah mata, tanpa ragu Giri memberanikan diri maju dalam bursa calon bupati dan wakil bupati Jayapura dari Partai Nasional Demokrat (NasDem).
Giri Wijayantoro maju sebagai calon wakil bupati bersama Mathius Awoitauw sebagai calon bupati pada pemilihan umum kepala daerah di 2017.
Baca juga: Daftar UMP di 34 Provinsi Tahun 2022, Papua Terbesar Kedua setelah DKI Jakarta, Cek Besarannya
Walau pertarungan politik sengit dalam pesta demokrasi kala itu, Mathius Awoitauw dan Giri Wijayantoro keluar sebagai pemenang pemilu yakni terpilih menjadi bupati dan wakil bupati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/wabup-jayapura-new.jpg)