Jumat, 24 April 2026

Pemekaran Papua

Lenis Kogoya Diminta Jangan Perkeruh Situasi Papua, Ada Apa?

Gerakan Pemuda Islam Indonesia meminta Lenis Kogoya untuk tidak memperkeruh situasi Papua di tengah rencana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB).

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Staf Khusus Presiden untuk Papua Lenis Kogoya 

"Bagi saya itu hanya emosi sesaat seorang Lenis Kogoya yang muncul, tetapi secara konstitusi hal itu tidak memungkinkan karena amanat UU Otsus itu hanya DPR dan DPRP, bukan LMA," jelasnya.

Ditanya soal posisi MRP dalam konteks pro dan kontra DOB, Diego menuturkan selama ini dalam pengamatannya, MRP lebih condong untuk menolak DOB.

"Tetapi dalam artian, mereka ini sebenarnya merasa tidak dihargai saja."

Baca juga: LBH Ini Sebut 20 Demonstran Terluka dalam Demo Tolak Pemekaran Papua

"Artinya ada lembaga representasi kultural selain DPRP yaitu MRP yang juga perlu diajak berbicara untuk pemekaran ini, dan akhirnya merasa tidak dilibatkan," katanya.

Meski demikian, Diego menilai MRP selama ini telah menjalankan tugasnya secara baik.

Misalnya, mengunjungi kabupaten dan kota di Papua untuk melaksanakan jajak pendapat. (*)

Sumber: Tribun Papua
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved