Nasional

Prabowo Teriak di Hadapan Prajurit: 'Tugas Tentara adalah Perang, Kejar dan Jangan Buang Waktu'

Prabowo mengobarkan semangat bagi prajurit yang berjuang di palagan merah putih. TNI diminta siap tempur.

kemhan.go.id
Menhan Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) inspeksi Komcad untuk mendukung TNI. Dominasi militer dalam politik menyebabkan ketergantungan pemimpin sipil terhadap para perwira praetorian untuk menyangga kekuasaannya. Kini dominasi itu akan tampak lagi jelang Pemilu 2024 mendatang, dimana ada tiga serdadu yang siap diusung Parpol. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto kembali membakar semangat prajurit TNI yang bertugas menjaga kedaulatan NKRI.

Ia berujar, setiap prajurit harus siap 'tempur' di tengah dinamika geopolitik dunia saat ini.

Kobaran semangat Menhan disampaikan saat berbicara pada Seminar TNI AD VI Tahun 2022 di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Bandung, Jawa Barat, Senin (27/6/2022).

“Tugas tentara adalah siap untuk perang dan kita tidak bisa buang waktu. Kita mengejar,” tegas Prabowo dalam keterangan tertulis Biro Humas Setjen Kemenhan.

Baca juga: Bukan Prabowo, Eks Perwira TNI Ini Siap Geser Jokowi: Gulingkan PDIP dan Rebut Tahta Presiden?

Prabowo mengimbau prajurit TNI AD agar senantiasa menyiapkan diri dengan turut pula mempelajari situasi terkini di dalam negeri dan dunia.

Prabowo juga mengingatkan tugas seorang jenderal adalah mengkalkulasi dan bekerja keras tidak hanya di lapangan, tetapi juga bijak menyiapkan pengambilan keputusan di bidang-bidang lain.

Menurutnya, seorang komandan militer yang baik akan berpikir dan berbicara tentang taktik dan operasi.

Begitu juga dengan seorang komandan militer yang hebat akan berbicara dan berpikir tentang logistik.

“Seorang komandan militer yang brilian akan berpikir dan berbicara tentang personel,” ujar Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga berbicara mengenai doktrin TNI AD.

Menurutnya, pemutakhiran doktrin operasi militer TNI AD adalah sesuatu yang tepat dan dibutuhkan guna menyesuaikan perkembangan strategis yang sangat cepat.

Ia juga menggarisbawahi bahwa relevansi sistem pertahanan Indonesia yaitu sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata).

Baca juga: Prabowo Teriak di Hadapan Petinggi ASEAN: Jangan Ada Kekuatan Lain Memecah Persatuan Asia Tenggara

Hal ini merujuk pada perkembangan situasi strategis saat ini, misalnya seperti perang yang terjadi di Ukraina.

“Kita harus banyak belajar dari perang yang terjadi di Ukraina, bahwa konsep total people’s war diterapkan di sana,” imbuh Prabowo. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Prabowo: Tugas Tentara Siap Perang, Tidak Bisa Buang Waktu!",

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved